Kamis, 28 Maret 2019

Berkenalan Lebih Dekat Dengan Reksa Dana Pasar Modal dan Reksa Dana Campuran


Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk "menyelamatkan" finansial kita di masa depan, salah satunya dengan cara berinvestasi. Kenapa harus investasi, kan yang penting menyisihkan uang untuk ditabung sudah cukup?

Nei... nei... nei... 

Seperti yang pernah saya bahas sebelumnya, di masa sekarang ini kita tidak bisa mengandalkan tabungan saja untuk mewujudkan impian masa depan kita, karena pada dasarnya tabungan ini digunakan untuk jangka pendek yang sangat besar kemungkinannya terkena inflasi. Sedangkan, investasi cenderung lebih aman untuk dijadikan "simpanan" di masa depan dengan harapan dana yang diinvestasikan dapat terus bertumbuh lebih cepat dari inflasi melalui instrumen yang tepat, misalnya seperti Reksa Dana

Baca juga : Mempersiapkan Masa Depan dengan Berinvestasi Melalui Reksa Dana


Jika pada pembahasan sebelumnya saya pernah belajar tentang Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap, dan Reksa Dana Syariah, kali ini saya akan sedikit berbagi ilmu tentang Reksa Dana Modal dan Reksa Dana Campuran.

Apa itu Reksa Dana Pasar Modal?


Sama dengan pengertian pasar pada umumnya yang mempertemukan antara pembeli dan penjual, pasar modal juga memiliki pengertian yang sama, yaitu tempat bertemunya mereka yang memiliki modal dan mereka yang membutuhkan modal. Kemudian, di dalam pasar modal tersebut kita mengenal juga istilah saham dan obligasi. 





Lantas, bagaimana sih caranya agar kita dapat berinvestasi melalui Reksa Dana?


Mudah saja, kok. Sebab pada intinya hanya ada 3 tahapan dalam investasi jenis ini, yaitu :


Pembelian ➡ Investasi Berkembang ➡ Pencairan (yang dapat dilakukan saat kita merasa nilai investasi tersebut sudah cukup berkembang)





Untuk melakukan investasi melalui Reksa Dana Pasar Modal, sebenarnya tidak sulit kok, Gaes. Asalkan kamu memahami bahwa dalam Reksa Dana Pasar Modal ini Manajer Investasi boleh menjual saham tetapi sisanya tidak boleh lebih renda dari 80% dana yang terkumpul.



Sebentar, kamu pasti akan bertanya-tanya sebenarnya apa sih bedanya menjalankan saham sendiri dan kenapa disarankan untuk  memilih Reksa Dana sebagai instrumennya? 


Begini, temans jika kamu pemula dengan ilmu pas-pasan daan ingin bermain investasi saham sendiri, maka konsekuensinya kamu membutuhkan modal  yang sangat besar dan wajib memantau pergerakannya sendiri. Sedangkan, jika kamu memilih berinvestasi melalui Reksa Dana Saham maka keuntungannya adalah sebagai berikut :
1. Instrumen saham disaring sesuai strategi investasi, kondisi ekonomi, dan politik terkini
2. Modal terjangkau karena dihimpun oleh ribuan investor (bahkan kamu dapat memulainya dari Rp10000,lho)
3. Pergerakan saham dipantau oleh Manajer Investasi dan dapat dialihkan jika kinerja saham tidak sesuai. 

Nah, ternyata bermain saham melalui Reksa Dana tak sesulit yang kamu bayangkan selama ini, kan?

Baca juga : Antara Dana Darurat dan Kebutuhan Sehari-Hari. Penting Mana?

Mengenal Reksa Dana Campuran

Lantas bagaimana dengan Reksa Dana Campuran? 

Reksa Dana Campuran adalah campuran antara instrumen Reksa Dana Pasar Uang dan Saham. Pada intinya, jika porsinya lebih banyak saham berarti lebih cocok untuk investasi jangka panjang. Sebaliknya, jika lebih banyak porsi pasar uang maka investasi ini lebih cocok untuk jangka pendek. 

Berbeda dengan Reksa Dana lainnya yang dapat diutak-atik saat prosesnya, Reksa Dana Campuran komposisinya lebih beragam, tetapi sudah permanen dari awal dan tidak bisa diutak-atik setiap saat. 



Namun, keunggulannya kalau ada salah satu saham turun, maka kita  sebagai investor nggak perlu khawatir karena dana kita akan diinvestasikan ke banyak perusahaan. Nah, tugas kita nantinya adalah wajib memantau sehat-tidaknya atau bagus-tidaknya kinerja perusahaan .

Gimana? Sudah sedikit tercerahkan belum soal Reksa Dana yang saya bahas kali ini? Pada intinya sih, apapun jenis Reksa Dana yang akan dipilih sesuaikan dengan kebutuhanmu. Untuk kebutuhan jangka panjang bisa memilih reksa dana saham atau campuran, tetapi untuk kebutuhan jangka pendek pilihlah reksa dana pasar uang.

Selain itu, yang penting untuk kamu ingat dan perhatikan, sebagai investor Reksa Dana, kamu tidak akan diminta data ahli waris seperti saat membuka rekening tabungan di bank. Jadi, pastikan untuk tidak merahasiakan Reksa Dana kamu dari orang-orang terdekat agar bisa dilakukan klaim saat terjadi sesuatu di kemudian hari. 

So, buat kamu yang pingin belajar berinvestasi di usia muda, nggak perlu bingung harus kemana, bertanyalah pada MAMI. Sebab, Manulife Aset Manajemen Indonesia punya pengalaman yang berprestasi di bidang investasi sekaligus dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi investor.







0 komentar:

Posting Komentar