Selasa, 25 September 2018

Jangan Bingung Memilih Lauk di Warung Mbak Nur Semarang Medokan Surabaya, Enak Semua !!


Sebagai ibu rumah tangga yang (sok) sibuk, kadangkala pagi hari sudah disibukkan dengan segala macam keriuhan yang seringkali membuat saya nggak sempat buat masak. 

Jadi, paling banter bisanya cuma masak beras biar jadi nasi, dan untuk lauknya saya serahkan pada tangan-tangan ahli ibu-ibu penjual lauk di sekitar Rungkut terutama daerah saya Medokan Ayu.

Salah satu jujugan saya cari lauk ya tempat ini. Namanya WARUNG MBAK NUR SEMARANG. Sekarang lokasinya di MA 3 alias Medokan Ayu 3. Pas di depan pos satpam MA 3.

Kalau di bannernya ada tulisan pindahan dari MA 1 , itu nggak salah juga. Karena saya justru sudah menjadi langganan warung ini sejak belum pindah di tempat yang lebih luas, bersih, dan lega ini. 


Warung Mbak Nur Semarang ini buka mulai jam 06.00 pagi. Jadi, sudah dipastikan memang menargetkan pembeli yang ingin sarapan di sana. Ada beberapa meja dan kursi yang berjejer rapi di sana, jadi nggak cuma bisa dibawa pulang, tetapi kalian juga bisa makan di sana dengan memilih variasi lauk yang banyak sekali. 


Untuk menunya, bisa dibilang Warung Mban Nur Semarang ini berkonsep seperti Warung Tegal. Jadi, kamu bebas memadukan lauk dan sayur di sana, tinggal tunjuk aja, nanti para pegawainya yang menurut saya cukup cekatan akan menyajikannya untukmu dalam seporsi menu lengkap dengan nasi putih dan lauknya.

Yang malas memilih menu sendiri bisa pilih yang simple seperti seporsi nasi rawon yang enak banget. Eh iya, ada lumpia Semarang juga lho (tapi saya belum pernah beli sih)



Sambil menunggu antrian, kamu bisa ngemil gorengan seperti pisang goreng, dadar jagung, sukun goreng, ataupun gorengan lain yang disajikan dalam sebuah meja kecil. 

Mo dicolek sambel kecap boleh, atau dipadukan dengan sambal tomat, silahkan aja sih. 



Ngomongin menu favorit nih ya, Foodlover. Kalau menu yang saya pilih rasanya nggak jauh-jauh dari olahan daun pepaya, olahan pare, atau olahan terong. 
Kalau pingin yang seger-seger, biasanya saya beli sayur asem,

Belinya berapa?
Ah, kamu beli Rp 3000 juga boleh, Rp 5000 juga monggo. Tergantung kebutuhanmu saja lah. Kalau saya sih biasanya beli 2 macam lauk Rp 5000an, untuk jatah makan berdua dengan Nico seharian.

Tinggal beli lauknya aja, atau kadang malah saya goreng sendiri lauk sederhana seperti telur, tahu, dan tempe. 

Praktis. 




Warung Mbak Nur Semarang ini cukup jadi favorit. Porsinya nggak pelit, masakannya juga lumayan sedep dan cocok di lidah saya. Apalagi tempatnya juga bersih, jadi nggak ragu lagi buat makan dan beli makan di sana. 

Kalau Nico sih sukanya nasi rawon, sayang lagi nggak ada fotonya. Porsinya pas, tapi cenderung manis dan bening. Cocok untuk sarapan pagi. 

Di sekitar rumah saya di Medokan sini memang banyak sekali bakul lauk yang buka di pagi hari, tapi Warung Mbak Nur Semarang ini termasuk salah satu warung yang paling besar, ramai, dan itu tadi bersih. 

Buat yang bingung cari sarapan di pagi dan siang hari, bisalah dicoba Warung Mbak Nur Semarang ini. Biasanya menjelang sore baru tutup kok. 



Minggu, 16 September 2018

Berani Sukses Di Usia Muda, Inilah Pemenang Wirausaha Muda Mandiri 2018


Akhirnya, setelah proses yang cukup panjang sejak Maret 2018 kemarin dan penantian sejak sepekan kemarin, Sabtu, 15 September 2018 adalah hari yang paling ditunggu-tunggu setidaknya oleh 68 peserta Wirausaha Muda Mandiri 2018. 


Baca juga : Wirausaha Muda Mandiri Expo 2018 : Saatnya Yang Muda dan Mandiri Tunjukkan Karya dan Prestasinya

Ya, Sabtu kemarin, acara penganugerahan penghargaan pemenang Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2018 bertema "Berani Muda Berani Berkarya" ini  bertempat di Gedung Samantha Krida Universitas Berawijaya Malang serta dihadiri oleh Menteri BUMN Rini Soemarno serta disaksikan oleh Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo, Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan juga Rektor Universitas Brawijaya Malang Prof. Dr.Ir . Nuhfil Hanani AR, MS.

Kenapa sih kok diadakan di Kota Malang? Yes ! Karena kota berhawa sejuk dan terkenal dengan kuliner khas baksonya ini punya banyak universitas yang terkenal dan berprestasi. Jadi, nggak heran kalau acara yang keren ini juga dihadiri para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Malang seperti Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Ma Chung dan masih banyak lagi lainnya. 

Acara yang diberi tajuk Wirausaha Muda Mandiri Award ini dibuka dengan penampilan Diki Diffie seorang stand up comic dan dilanjutkan dengan talkshow yang dipandu oleh Adrian Gunadi, Co-Founder dan CEO Investree. 


Talk show keren ini menghadirikan 5 pemateri keren, yaitu 

  •  Hari Santosa Sungkari (Dept Infrastruktur Bekraf)
  • Kartika Wirjoatmodjo (Dirut Bank Mandiri) 
  • Andreas Eddy Susetyo (Ketua Pansus RUU Kewirausahaan) 
  • Jodie Palgunadi (Founder http://Akun.biz sekaligus merupakan salah satu pemenang WMM 2106 )
  • Jeremia Allan (Gedhang Nugget)

Yang buat saya kaget, ternyata salah satu pemateri (jelas yang muda lah ya) adalah temen nongki dan nyangkruk saya di HIK saat dulu kami sama-sama tinggal di Bali. hahaha. Hebat, Bro.. !!

Nggak cuma talkshownya aja yang keren, bahkan opening yang dibawakan oleh Paduan Suara Mahasiswa dan pertunjukan reognya bener-bener bikin saya mlongo dan terpukau. Seneng banget ya kalo ada generasi muda di jalan milenial seperti ini masih intens dengan kesenian tradisional. Keren abis pokoke ! 

Kata keren yang dari tadi saya sebutkan ini nggak main-main lho, apalagi acara yang dibawakan oleh dua MC famous, Zivanna dan Vicko ini sangat menginspirasi terutama buat adik-adik mahasiswa yang hadir, yang tentunya diharapkan jadi penerus dan enterpreneur muda selanjutnya. Kareeennaaa.. beberapa peserta dan bahkan pemenangnya juga berasal dari mereka yang masih mengenyam pendidikan sebagai mahasiswa. Keren kan??? (keren lagiiiii)

Apalagi menurut Menteri BUMN, Ibu Rini M. Soemarno, program WMM ini merupakan aktivitas berkelanjutan untuk pengembangan ekonomi nasional yang nantinya selaras dengan pengembangan industri kecil atau menengah dalam meningkatkan penetrasi pasar. 


Dan serunya,  WMM ini selalu melibatkan alumni program WMM sebelumnya sebagai mentor pendamping mitra binaan di RKB (Rumah Kreatif BUMN) yang diharapkan mampu memberikan inspirasi bagi generasi muda agar menjadi generasi pencipta lapangan kerja yang peduli dan mau berkontribusi dalam pembangunan ekonomi negara.

Dan inilah.. Pemenang Wirausaha  MudaMandiri 2018

Untuk tahun ini ada 26 pemenang yang diambil dari seluruh kategori dan bidang usaha, serta masing-masing 1 orang pemenang kategori Best of The Best dan kategori favorit. Para pemenang ini nggak hanya akan mendapat gelar wirausaha muda terbaik, tetapi juga berhak mendapatkan hadiah yang lagi-lagi saya bilang untuk kesekian kalinya, KEREN !!
Apa aja sih hadiahnya?

Yes, para jawara WMM 2018 ini akan berhak memperoleh hadiah uang pembinaan senilai lebih dari Rp3 miliar dan akses kepada berbagai skema pembiayaan di Mandiri Group serta program pendampingan dan pelatihan komprehensif guna mengoptimalisasi peluang usaha. 

Dan mereka adalah :


Kategori Mahasiswa

Bidang Usaha Industri, Perdagangan dan Jasa 
Pemenang I : Arnandiza Amirul Khadifa - Balon Kado 
Pemenang II :  Agus Wibowo - Agro Lestari Merbabu.

Bidang Usaha Boga 
Pemenang I : I Putu Agi Pratama - Umah Lokal 
Pemenang II : Sentanah Limmase - Fermenation Indonesia

Bidang Usaha Kreatif 
Pemenang I : Malinda Amalia - Linean
Pemenang II : Nabila - Batik Kanawa

Bidang Usaha Sosial
Pemenang I :  Reno Pati - Rumah UPPO (Unit Pengelolaan Pupuk Organik) 
Pemenang II :M Zulfikri Al Qowy - Paccoo.com 

Kategori Bidang Usaha Teknologi Digital 
Pemenang I : Aditya Pratama Ghifary - Media BIMBINGAN BELAJAR GRATIS Berbasis Website & Aplikasi 
Pemenang II : Rafliansyah Ruslan - SCOLA (Learning Management System)

Bidang Usaha Teknologi Non Digital 
Pemenang I :  Alwy Herfian Satriatama - Majapahitech 
Pemenang II : Aprial Syahputra - HerbalFoam

Kategori Non Mahasiswa 
Bidang Usaha Industri, Perdagangan dan Jasa 
Pemenang I  : Juwita - Golden Berry
Pemenang II : Reza Rizky Hermawan - Hermawan Propertindo Utama 

Bidang Usaha Boga 
Pemenang I  : Endro Firdaus - GreenSmoothie factory
Pemenang II : Bintang Priyambodo - Papa Buncit 

Bidang Usaha Kreatif 
Pemenang I : Bella Kartika Aprilia - Sepiak Belitong 
Pemenang II : Ray Abdul Fatah - Ravy 26 House

Bidang Usaha Sosial
Pemenang I : Andhika Mahardika - CV Agradaya Indonesia
Pemenang II : Mohammad Andriza Syarifudin - Nusa Berdaya

Bidang Usaha Teknologi Digital 
Pemenang I : Christopher Farrel Millenio Kusuma - Kecilin 
Pemenang II : Yudhis Thiro Kabul Yunior - Detron Engineering 

Bidang Usaha Teknologi Non Digital 
Pemenang I: Achmad Arbi - Lightning Advanced Solution Technology 
Pemenang II : Nugroho Hari Wibowo - ENCOMOTION

Digital Financial Technology 
Pemenang I : Adjie Wicaksana - Halofina - LPIK ITB 
 Pemenang II : Bong Defendy - Zend Money

Sedangkan untuk Best of The Best WMM 2018 diraih oleh Christopher Farrel Millenio Kusuma – Kecilin dan Finalis Terfavorit WMM 2018, direbut oleh Ardana Noor Octaviandi – Bolunesia yang dipilih berdasarkan pilihan masyarakat melalui media sosial Facebook dengan jumlah like dan share terbanyak.

Wah, seru banget ya. Iya, acara ini makin seru dengan kedatangan penyanyi fenomenal jaman now, Via Vallen yang memukau para undangan dengan lagu-lagunya yang berirama penuh semangat. 


Ah, saya beruntung sekali bisa hadir di acara spektakuler ini. Nggak cuma menghadiri, saya juga banyak belajar dari sharing para finalis saat Expo, juga dari para pemateri dan alumni WMM yang juga turut hadir dan membagikan pengalaman bisnisnya di penghujung acara seperti Martalinda - Pemilik Coklat Klasik, Florentia Jeanne - Pemilik Noonaku Signature, dan Sugeng Handoko - Perintis Kawasan Ekowisata Gunung Api Purba Nglanggeran dan Desa Wisata Nglanggeran.


So, buat kamu yang pingin maju dan berprestasi, jangan mudah menyerah ya Gaes, yang terpenting kamu harus punya 3K yaitu kemauan, komitmen, dan konsisten dalam menjalankan apapun usahamu, seperti yang disharingkan oleh Florentia Jeanne - Pemilik Noonaku Signature. 



Kamis, 13 September 2018

Marketplace Addicted Buffet Lunch Harris Gubeng : Wajib Coba Makan Di Sini, Gengs !


Suatu siang, tidak di musim yang lalu dan tidak ketika hujan rintik-rintik, saya dan beberapa temen merencanakan untuk makan siang bersama sambil ngobrol-ngobrol syantiek. Karena lokasi kami ada yang di ujung Timur dan ujung Barat,  dipilihlah lokasi di tengah Kota Surabaya supaya lebih adil gitu sih intinya. Dan kami ini adalah manusia-manusia doyan makan plus ngobrol, jadi pinginnya sih cari makanan yang bisa tetep dinikmati sepanjang acara ngobrol tanpa perlu nunggu-nunggu lama buat pesennya.

Emang ada gitu? Ya, tentu saja ada dong.

Untuk orang-orang yang demen makan dalam waktu panjang kayak kami emang paling cocok ambil paket makan sepuasnya atau yang biasa dikenal dengan All You Can Eat. Hahaha. Saya tuh suka dan demen banget dah kalo yang namanya makan sepuasnya. 

Dan, atas ide seorang kawan, kami putuskan untuk makan siang di Harris Gubeng yang ternyata baru saja menghadirkan Marketplace Addicted Buffet Lunch-nya yaitu konsep baru  untuk makan siangnya. Oh ya buat saya, ini pengalaman pertama saya makan siang di Harris Gubeng, dan saya beneran suka dengan suasana dan juga menu yang ditawarkan. 

Pertama kali keluar dari lift di lantai 5 Hotel Harris, kamu bakalan disuguhi pemandangan Instagramable dari photo booth di bagian depan yang dilengkapi dengan hiasan foto hitam putih dengan warna oranye khas Harris di setiap pilar dan juga monochrome sketch gambar-gambar ikon Kota Surabaya pada hiasan dinding kaca.

Beberapa meja panjang dan juga meja-meja kecil plus kursinya juga tertata dengan rapi, yang kira-kira mungkin muat sekitar 200-an orang.  Di sebelah luar, kamu bisa melihat area swimming pool yang bikin suasana tambah seger.  ((Nggak kefoto -_- ))

Menu-menu Marketplace Addicted Buffet Lunch Harris Gubeng Surabaya

Long short story, saya benar-benar terpesona dengan menu-menu yang tersaji di sana. 90% menu kesukaan saya ! hahaha. Nikmat mana yang kau dustakan, Sis. 
Mulai dari menu ala Asia, Western, dan terutama menu-menu tradisional kayak rujak cingur, gado-gado, gudeg, nasi megono, nasi kuning, aneka sate ala angkringan seperti sate kulit ayam, sate jerohan, sate telur puyuh, sate usus, dan masih buanyak lagi lainnya. 






Nggak ketinggalan juga aneka sambel dan gorengan yang juga disediakan fresh alias langsung digoreng saat itu juga. 




Yang bikin saya surprise, saat saya liat ada nanas goreng di sana! Wuahhh.. wes suwe buanget nggak makan nanas goreng. Dulu itu sering makan pas jamannya masih tinggal di Malang, karena ada salah satu bakul gorengan yang jual di daerah Bareng sana. (Dan ternyata temen-temen saya nggak pernah tahu lho kalo ada makanan seenak ini hahaha..)

Nggak cuma itu, untuk menu prasmanan lainnya juga nggak kalah banyak seperti :









Dan nggak ketinggalan juga aneka dessert yang menggoyang lidah banget :







Tapi, dari semuanya yang nggak ketinggalan saya coba, dua menu ini :

Rujak cingur



Kalo ada yang nanya, kenapa sih jauh-jauh ke hotel makannya rujak cingur juga? Ehem.. ini bukan rujak cingur biasa lah, Bray. 



Saya kemarin itu rikues sesuai kesukaan saya, rujak dengan isian buah mangga muda, nanas, tahu setengah matang, sayur cuma kangkung dan kol, timun, dan satu genggaman besar cingur hahahaha.. Wenak banget.. (dan berharap setelah itu nggak cekot-cekot badannya)



Kalau dari segi penampilan jelas rujak ini sangat bersih, tapi kalau rasa mungkin yang kurang petis "nggak enak" nya. (Kata orang kalau bikin rujak itu harus pakai 2 jenis petis biar mantep), jadi rasanya kurang legit sih menurut lidahku. But, it's ok karena ini aja saya sudah cukup puas. 


Lamien

Sebagai bakmi lover , rasanya sayang sekali harus melewatkan bagian mie-mie an. Yo wes lah kupesan lamien alias mie tarik yang proses pembuatannya bisa dilihat alias open kitchen.  Ada beberapa topping sih sebenarnya, ayam, sapi dan seafood. Tapi, biar beda dan lain daripada yang lain, kucoba yang seafood dan tentu saja dengan tambahan sayur sawi rebus biar sehat. 

Mienya lembut banget, kenyalnya juga pas, tapi mungkin lain kali kudu minta tambah lada deh. Kurang pedes di lidah, dan toppingnya better yang wajar aja deh hahaha, mengingat saya ini sukanya yang original. 


Eh, nggak cuma makanan dan dessertnya aja yang oke. Minumannya juga cucok boo.. Sayangnya nggak sempat foto-foto saking excitednya buat nyobain TEH TARIK rasa rempah yang nilainya 9/10 !!! Wuenakkk.. !!! Apalagi ditempatkan di cangkir motif lurik jadul kayak pancinya emak.

Duh, dengan menu dan ambience yang oke kayak gini, nggak heran ya kalo Hotel Harris dan Hotel Pop! Gubeng Surabaya berhasil meraih 2 penghargaan bergengsi "Certificate of Excellence 2018" dari TripAdvisor. 

Wes ta lah, Rek. Kalau aku bilang ini enak, emang enak kok. 
Apalagi untuk menikmati 3 jam makan tanpa henti sampai puas dan kenyang ini , kamu cukup bayar Rp148 ribu net/ orang. Dari jam 12.oo sampai 15.00. 

Berapa nilaimu? 9/10 !! Puas !!






Sabtu, 08 September 2018

Wirausaha Muda Mandiri Expo 2018 : Saatnya Yang Muda dan Mandiri Tunjukkan Karya dan Prestasinya


Bukan tanpa alasan, akhir pekan ini saya sengaja mudik ke kampung halaman, Malang di tengah segudang aktivitas saya di Surabaya, kalau nggak demi menghadiri acara super keren yang diadakan oleh Bank Mandiri ini. 


Ya, demi mendukung pengembangan usaha kecil dan menengah alias UKM binaannya, Bank Mandiri menyelenggarakan Wirausaha Muda Mandiri (WMM) Expo 2018 yang diikuti sekitar 68 brand lokal peserta program Rumah Kreatif BUMN dan beberapa alumni program WMM sebelumnya.





Adapun penyelenggaraan WMM Expo 2018 yang dilaksanakan di Antrium Mall Olimpic Garden (MOG) Malang pada tanggal 6-9 September ini merupakan rangkaian acara Penghargaan Wirausaha Muda Mandiri 2018, dimana perseroan akan memberikan apresiasi kepada mahasiswa dan alumni yang telah merintis usaha serta mampu memberikan nilai tambah kepada masyarakat. 




Jadi, melalui WMM Expo ini  Bank Mandiri ingin menunjukkan komitmen dalam upaya penciptaan pelaku usaha muda yang kreatif, mampu bersaing serta dapat menciptakan lapangan kerja baru melalui program yang komprehensif, mulai dari penjaringan pelaku usaha muda potensial, pelatihan pengelolaan usaha, pengenalan metode pemasaran, pengenalan akses pembiayaan serta identifikasi peluang pengembangan usaha.


Oh ya, acara yang melibatkan 68 peserta yang terbagi dalam 7 kategori yang dilombakan ini sebenarnya sudah dimulai sejak Maret 2018 lalu, dan untuk perserta yang berhasil lolos ini diambil dari 34 perguruan tinggi dan 10 komunitas atau Inkubator Bisnis yang masuk ke dalam 7 kategori yaitu : kategori Wirausaha Industri, Perdagangan dan Jasa, Wirausaha Kreatif, Wirausaha Boga, Wirausaha Teknologi Digital, Wirausaha Teknologi Non-Digital, dan Wirausaha Digital Financial Technology. 




Dan pada tanggal 12 September 2018, ke-68 wirausaha muda ini akan mengikuti seleksi nasional di Hotel Hariss di mana acara puncak dan Awardingnya akan dilaksanakan pada tanggal 15 September di Gedung Samantha Krida  Universitas Brawijaya mendatang. 


Penasaran dengan produk unggulan yang ada? Yuk mari kita kenalan dengan beberapa di antaranya, yang menurut saya punya produk yang unik. 


Saesha Group -  Bogor


Saesha Group - Brand Produk Kecantikan Alami
Kamu penggemar produk kecantikan alami? Kalau iya, produk Saesha Grup dari Bogor yang didukung oleh Sabisa Farm, IncuBie IPB, TechnosNet  ini punya banyak varian skincare seperti sabun, face mist, dan masker buah yang dibuat secara alami tanpa bahan kimia dan tanpa parfum. 

GYSZ Indonesia - Bogor


GYSZ Indonesia - Bogor
Saya seringkali merasa kesulitan saat pingin menerjemahkan ide desain saat akan membuat kaos, karena saya kan emang nggak bisa desain. Tapi, kadangkala konveksi yang saya temui hanya mau menerima hasil jadi desainnya dan itu selalu bikin puyeng. 

Nah, permasalahan yang seperti inilah yang ditangkap menjadi peluang oleh 5 cowok dari Bogor, pemilik usaha konveksi GYZS Indonesia. Di sini kamu bakalan bisa pesan konveksi dengan harga murah, proses pengerjaan cepat dan harga yang bagus alias terjangkau. Bonusnya, free desain , revisi sampai jadi , bahkan katakanlah jika itu masih berupa ide. 

Moretrash -  Semarang


Moretrash -  Semarang
Ojek makanan itu biasa, ojek online juga sudah banyak, gimana kalo ojek for trash alias ojek sampah? Nah, ini barulah ide baru ! Yap,  Moretrash adalah salah satu stand yang menarik perhatian saya  kemarin saat mengunjungi WMM Expo kemarin. 

Ide dari mahasiswa Undip untuk mengatasi permasalahan tentang sampah yang menggunung dan kesulitan masyarakat untuk membuang sampah seperti kertas dan plastik seperti botol minum dan gelas air mineral dapat teratasi dengan jasa angkut sampah online yang mulai beroperasi sejak Januari 2018 kemarin. 
Tidak hanya mempermudah proses pembuangan sampah dengan sistem penjemputan gratis, bahkan pemilik sampah juga mendapat uang dari hasil "penjualan" sampah itu. 

Menarik kan? Coba ada di Surabaya, kan saya nggak perlu puyeng-puyeng buang limpah sampah hasil proyek kerjaan saya beberapa waktu lalu. hiks. 

Agro Lestari Merbabu - Magelang 


Agro Lestari Merbabu - Magelang 
Dengan visi menciptakan kesejahteraan petani kentang, Agro Lestari Merbabu memproduksi dan mengolah bibit kentang berkualitas yang telah disertifikasi oleh Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Kementrian Pertanian agar dapat meningkatkan nilai jualnya. 

Sebagai penggemar olahan kentang, semangat dong saya nanya-nanyanya dan semakin semangat ketika tahu harga kentang berkualitasnya ini dijual dengan harga di bawah pasaran. Bayangkan saja, kentang gede-gede seperti yang ada di foto itu dijual dengan harga Rp9 ribu per kilogramnya ! Padahal saya biasanya beli yang kecil-kecil di Surabaya, Rp12 rb. huhuhuhu... Dan ternyata saya baru tahu juga kalo kentang siomay yang imut-imut itu sebenarnya adalah produk BS alias bad stock . Hulala ~

Waaida Farm - Sumedang

Waaida Farm - Sumedang
Hayo, siapa yang tahu apa itu buah golden berry? Hmm.. mungkin nggak banyak di antara kita yang tahu kalo buah kuning, unyu, imut ini adalah buah ciplukan ! ato jangan-jangan saya sendiri yang gak tau? (._.)

Iya, buah seger yang katanya dulu adalah makanan buat mancing ular ini ternyata bisa diolah menjadi berbagai macam produk makanan seperti teh, minuman, dan juga kismis di tangan Waaida Farm - Sumedang ! Saya sempat cobain kismisnya, wih enak loh. Seger, asem, dan rada creamy gitu. Nyam pokoknya!

Boo Nelo - Bandung


Boo Nelo - Bandung
Ah, produk yang satu ini keren abis.. Ini adalah hasil garapan dari desain produk dari teman-teman mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Bandung. Boo Nelo adalah jam tangan homemade yang dibuat dengan menggunakan teknik coiling bambu, di mana batang bambu diserutt hingga tipis dan kemudian dililit menjadi jam cantik ini. 

Jam tangan yang dijual dengan harga Rp550 ribu selama pameran ini juga menggunakan strap yang terbuat dari vegetable leather yakni kulit sapi yang disamak dengan bahan tumbuh-tumbuhan sehingga lebih aman dan tentunya ramah lingkungan. 

Green Smoothies Factory - Pekanbaru

Green Smoothies Factory - Pekanbaru

Penganut gaya hidup sehat pasti suka kalau maen ke stand yang satu ini. Produk healthy food yang punya cafe "sehat" di Pekanbaru ini menjual produk seperti healthy cake, smoothie in bowl, pressed juice, raw almond mylk, seeds, dan banyak lagi produk sehat lainnya. 
Hakko Kombucha - Bekasi



Hakko Kombucha - Bekasi
Kombucha adalah sejenis minuman hasil fermentasi teh dan gula yang memiliki rasa unik dengan sensasi soda alami. Minuman seharga Rp30 ribu per botol yang dibuat menggunakan kultur Kombucha yang disebut dengan Symbiotic Colony of Bacteria and Yeast (SCOBY) ini dikemas dalam botol kaca dan memiliki beberapa varian rasa seperti ginger, strawberry, black tea, dan lain sebagainya. 

Veripay - Jakarta


Veripay - Jakarta
Pada intinya, Veripay ini adalah aplikasi multifungsi yang mengubah handphone jadi konter berjalan. Jadi dengan biaya awal Rp 10 ribu kamu bisa jadi bagian dari 5000 agen yang sudah tersebar di seluruh Indonesia dengan manfaat yaitu isi pulsa, paket internet, dan token listrik dengan lebih mudah. Nggak cuma itu, bahkan ke depannya mereka merencanakan dapat melakukan tarik tunai di agen terdekat, yang tentu saja hal ini memudahkan bagi daerah yang belum terjangkau mesin ATM. 

Wah... sebenarnya masih banyak sih vendor lain yang ada di WMM Expo 2018 ini, tapi kalau dijabarkan satu-persatu bakalan jadi novel panjang nih..




Gini aja deh, buat kamu-kamu, dan kamu yang penasaran dan lagi ada di Malang, mumpung masih ada waktu, langsung cus aja deh ke Atrium MOG Malang, itu loh lokasinya di samping Stadion Gajayana. 

Dan buat yang nggak bisa ke Malang, jangan sedih dulu. Kalian masih bisa kok berpartisipasi dalam event keren ini dengan cara memilih juara favorit di acara WMM. Caranya :

  • Buka aplikasi facebook dan like Fanpage Wirausaha Mandiri 
  • Temukan album WMM Finalis
  • Like dan share menggunakan hashtag #WMM2018 #BeraniMudaBeraniBerkarya 
  • Periode voting 7 - 13 September 2018.
Gampang kan?
Yuk, dukung wirausaha muda yang berani dan mandiri ini, siapa tahu tahun depan giliran kita yang berprestasi? Sepakat?





Minggu, 02 September 2018

Punya Segudang Aktivitas, Jam Tangan Seperti Apa Sih Yang Ideal Buat Kamu?


Sejak menjadi Expert Advisor di sebuah perusahaan properti, rasanya semakin banyak kegiatan yang harus saya lakukan sehari-hari, seperti flyering, ketemu calon klien, cari listingan rumah, meeting team, weekly meeting, launching product perumahan, dan aneka aktivitas lain. Tentu saja itu di luar kesibukan harian saya sebagai content writer, blogger, seller online, dan juga penggembira di beberapa kegiatan gereja. (Kesannya sibuk banget ya)



source : giphy.com
Sebagai orang yang aktif dengan segudang aktivitas, beberapa item fashion nggak pernah ketinggalan saya persiapkan sebelum memulai kegiatan, misalnya:

Pakaian yang rapi




www.nyonyakece.com
Jelas ini, bertemu dengan banyak orang menuntut saya untuk mulai memperhatikan penampilan. Kalau biasanya hanya memakai kaos biasa, sekarang sudah mulai memakai baju-baju yang lebih girly, rapi,  dan fashionable. 

Sepatu yang nyaman


Wajib banget ini ! Karena dengan pekerjaan yang banyak di lapangan, memakai alas kaki yang super nyaman dan nggak bikin capek itu bisa menjaga mood jadi lebih baik sepanjang hari.



2 di antara 7 sepatu nyaman saya hahaha | www.nyonyakece.com
Jam tangan yang nggak boleh ketinggalan.


www.nyonyakece.com
Iya, jam tangan itu penting banget buat saya. Apalagi posisi saya sering bepergian dengan naik motor (naik dan dibonceng ya, bukan nyetir. Saya kan nggak bisa nyetir, Sis) jadi kalau sebentar-sebentar nengok ke handphone kok kayaknya gimana gitu ya. So, jam tangan itu masuk ke dalam barang  yang saya pakai kemana-mana, dan nggak boleh ketinggalan. 

Sayangnya, untuk mencari barang-barang langsung ke toko, saya hampir nggak punya waktu. Jadi, satu-satunya pilihan adalah membeli secara online. Apalagi, dengan body saya yang bigsize ini, toko-toko online selalu jadi penyelamat supaya saya bisa tampil modis setiap saat. 


Oh ya, ngomongin soal berbelanja online, pernah suatu kali saya sedang butuh jam tangan. Sebenarnya, saya sudah mencoba keliling beberapa toko di mall-mall yang jual jam tangan wanita, lah kok malah nggak ada yang sreg di hati. Entah karena modelnya, dan terutama juga harganya yang mehong-mehong aduhai. Hahaha. 


Akhirnya diputuskan untuk membeli secara online saja. Nyatanya, menemukan rekomendasi toko yang jual jam tangan wanita di internet itu lebih mudah dibandingkan dengan mencarinya secara langsung di mall-mall. Selain bisa mendapatkan lebih banyak model, juga bisa ngebandingin harga satu penjual dengan penjual  lainnya tanpa harus keluar rumah. Lebih praktis lah. 



Dan syukurlah, melalui belanja online, saya menemukan jam tangan yang saya suka dengan harga yang ramah di kantong dan model yang fashionable sesuai dengan selera saya. Sayangnya, karena keteledoran, jam kesayangan saya itu hilang minggu lalu pas perjalanan naik kereta saat mudik kemarin, Sodara-sodara :| (sedihnya aku). 


www.giphy.com
Jadi, selama beberapa waktu ini, saya kembali tanpa jam tangan dan harus melirik ke handphone saat butuh mengetahui waktu saat itu. Ribet? Jelas. 
Untungnya nih, sekarang sudah waktunya gajian hehehe, jadi sepertinya saya harus mulai searching-searching toko yang jual jam tangan wanita lagi untuk memperlancar pekerjaan saya. 

KRITERIA JAM TANGAN IDEAL VERSI SAYA

Pada dasarnya saya nggak rewel untuk mencari jam yang cocok, apalagi meski body gede, tapi pergelangan tangan saya normal kok (sepertinya). Jadi patokan saya dalam memilih jam tangan ideal versi saya hanya :


Kudu dan wajib jam analog

Entah kenapa saya ini susah membayangkan posisi waktu kalau pakai jam digital, jadi prefer pilih yang analog saja. 

Bukan berbahan kain atau kulit


Saya ini gampang keringetan, apalagi jam terbang lapangan cukup tinggi. Jadi, demi
kenyamanan, mending saya beli jam yang bahannya nggak gampang kotor sejenis rubber atau stainless steel.


www.nyonyakece.com
Harganya terjangkau

Jelas ini. Saya bukan tipikal wanita yang suka memaksakan beli ini-itu di luar kemampuan saya kok. Untuk jam tangan saya cukup beli sesuai fungsinya, yang penting nyaman dipakai dan dapat mempermudah aktivitas saya. 

Itu saja sih pengalaman tentang belanja online terutama saat beli jam tangan yang jadi senjata penting di segudang aktivitas saya.  Kalau kamu, senjata pentingmu apa sih?