Senin, 27 Agustus 2018

Ada Kelezatan Sempurna Di Balik Seporsi Jumbo Mie Jawa Khas Semarang Tong Tji Tea House


Salah satu gerai yang paling sering jadi jujugan saya ketika ngemall, ya Tong Tji Tea House. Entah pas lagi ke TP, Plasa Marina, Pakuwon City, dan bahkan Transmart Rungkut.

Biasanya sih, sambil numpang duduk saya menikmati segelas besar Jasmine Teh Grande yang harganya cuma Rp 8 rb. Murah, bisa duduk sampe lama hahaha. Kalau nggak gitu pesen Traditional Javanese Tea ( in a pot ) Rp 17rb yang bisa direfil (air panasnya aja) sesukamu, sampai tehnya bening hahaha. 

Traditional Javanese Tea in a pot | www.nyonyakece.com

Nah, kalau lagi pingin ngemil paling doyan ngemil tempe mendoan, onion ring, atau tahu petisnya. Ketiga kudapan itu enaknya kebangetan. Padahal, buat sendiri ya bisa lho ya. hehehe. Harganya juga terjangkau rata-rata di bawah Rp 20rb. 

Tapi, kalo pas laper, menu ini nggak pernah kelewat dari pilihan saya. Sudah porsinya gede, rasanya enak, bikin kenyang, seger di badan, dan nagihin karena pedesnya !

MIE JAWA KHAS SEMARANG
Rp 31 rb (+ pajak)
Harganya naik terus bo (._.)

Saya beli mulai harganya Rp 22rb, btw haha..
Mie itu emang rumit




Nah, kenapa saya suka?
Itu tadi karena porsinya jumbo, isinya buanyak, bumbunya itu loh sedep-sedep gimana gitu. Sebagai mie lover alias pecinta mie, Mie kuah ini bener-bener menggoyang lidah lo, Foodlover.

Mienya juga teksturnya pas, gak mblothong (er opo ya mblothong itu.. semacem overcook) meskipun dimasak kuah begini.  Ada suwiran ayam, potongan bakso, sayur-sayuran, dan mintalah pedas, biar kamu semakin ketagihan. Percayalah padaku.

Lain saya, lain Nico.
Kalo saya selalu pesen mie kuah ala Jowo itu, kalo Nico seneng pesen menu nasi dan ayam.
Favoritnya dia yang ini

Nasi Ayam Bumbu Rujak
Rp 28.000



Pada intinya sih, ini ayam goreng yang dibumbu merah khas bumbu rujak. Disajikannya dengan nasi putih, 2 potong tahunya yang lembut, dan sayuran. 
Biasanya, ayamnya paha 1 buah yang kalo beli di Cak Arip diitungnya 1/4 kilo (ciye Arip masih dibahas ciyee), jadi ukurannya cukup besar juga. Bumbunya enak, nggak langu, pedes juga sih. Dagingnya empuk, nggak sulit buat dikoyak gigi.

Selain itu sih ada nasi goreng gila (yang jadi favoritnya Cak Budiono) dan juga singkong Thailand yang juga nggak kalah enaknya.

Oh ya, sistem order Tong Tji Tea House ini dengan menggunakan kartu pesanan. Jadi, saat masuk kamu bakal nemuin 1 papan yang berisi menu-menu yang bisa kamu ambil sesuai dengan pilihanmu, lalu bawa deh ke kasir kartu-kartu itu untuk dibuatkan orderan. Biasanya prosesnya nggak perlu nunggu lama kok, bisa disambi ngobrol sana -sini.

Kalau sekarang, karena mall yang paling deket Transmart Rungkut, ya nongki cantiknya di sini aja. Nggak sampe 10 menit dari rumah, tinggal ngglinding sempurna. Ahai...




Kamis, 23 Agustus 2018

Natsbee Honey Lemon : Cara Ampuh Lawan Sakit Dengan Hidup Aktif Tanpa Toxic


"Tidak ada seorangpun yang ingin gagal. Namun, kita tidak bisa menolak jika memang itu yang harus dijalani sebelum mencapai keberhasilan. "


Tak pernah terbayangkan sebelumnya, jika akhirnya saya dan Nico memutuskan untuk menggabungkan diri di salah satu perusahaan properti yang cukup punya nama secara nasional, Xavier Marks




Kisahnya berawal dari gagalnya usaha yang kami jalani beberapa waktu lalu, termasuk beberapa project bulanan yang hilang dari genggaman, padahal itu adalah pemasukan  untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari.  


Tentu saja hal ini bikin stres, apalagi peristiwa sakitnya Nico kemarin menguras seluruh isi tabungan dan meninggalkan tanggungan ke beberapa pihak yang harus kami selesaikan. 


Berbagai usaha yang dijalani termasuk berjualan tahu bumbu khas Blitar, dendeng ikan, kurir, daster bordir semuanya tak mampu menutupi semua kebutuhan harian bahkan dengan pola hidup sederhana sekalipun. Entah apa yang salah, tapi itulah yang terjadi.


Sampai suatu saat di titik jenuh, saya berkata kepada Nico 

" Ayo, kita jualan rumah saja"
 Dan Nico menjawab "Gimana caranya? " 
 Sayapun hanya mengangkat bahu dan berkata "Entah".  

Namun siapa sangka, hari itu juga seorang sahabat tiba-tiba mengirimkan chat yang isinya 
" Sis, mau ikut aku jadi agen properti? "  dan di sini lah kami saat ini.


Xavier Marks Mulyosari's Team 
Sebagai agen properti yang bahasa kerennya eXpert Advisor, banyak kegiatan yang saya lakukan di luar sana, termasuk mengikuti berbagai meeting dengan vendor, kunjungan ke lokasi proyek, berkeliling mencari listingan, menyebarkan brosur alias flyering yang tentu saja membuat kami berdua menjadi akrab dengan debu dan polusi. Tau sendiri kan gimana kondisi jalanan di Surabaya, apalagi di siang hari? 


Flyering | nyonyakece.com
Meski kami berdua menjalaninya dengan bahagia, tapi tentu saja paparan racun pada tubuh akibat polusi tidak bisa dihindari. Biasanya, selain berbekal sunscreen untuk melindungi kulit, kami juga mengonsumsi madu sebelum melakukan aktivitas sehari-hari. 


Visiting salah satu hot primary project | nyonyakece.com
Visiting secondary project | nyonyakece.com
Kenapa madu? Yes, sebab madu mengandung zat antioksidan yang akan menghalau radikal bebas yang berasal dari luar tubuh seperti polusi udara yang disebabkan oleh asap kendaraan bermotor, debu, dan lainnya. Radikal bebas berisiko merusak sel-sel tubuh dan memacu terjadinya penyakit kronis serius seperti kanker dan jantung.

Karena tubuh tidak dapat memproduksi antioksidan secara alami sesuai kebutuhan tubuh, terutama bagi yang tinggal di perkotaan dengan tingkat polusi tinggi, maka penting untuk kami mengonsumsi makanan tambahan dengan kandungan antioksidan yang cukup tinggi setiap hari dapat melawan radikal bebas yang merugikan tubuh.


Nah, selain sebagai agen properti, masih ada kegiatan lain yang kami ikuti untuk menambah relasi sekaligus mencegah stres juga sih. Banyaknya aktivitas itu menuntut tubuh harus tetap sehat, aktif dan #asiktanpatoxic .



Urban Travelling bersama salah satu media online | nyonyakece.com


Kumpul dan review salah satu resto baru bersama tim admin surabaya kuliner | nyonyakece.com

Gimana caranya? Kan nggak mungkin kemana-mana bawa botol madu? Ribet kan ya? Ya.. ya .. ya.. Buang segala risaumu, kawan. Karena, saya dan Nic akhirnya menemukan solusi praktis untuk membuang zat-zat tidak baik tersebut. Salah satunya dengan mengonsumsi madu dan lemon yang memiliki kebaikan alami dengan mengikat zat-zat berbahaya di dalam tubuh lalu membuangnya. Sehingga tubuh kembali bersih dan segar. 


Dan itu kami temukan di  NASTBEE HONEY LEMON yang menyegarkan ini. 






Natsbee Honey Lemon Juice Drink terbuat dari perpaduan madu dan lemon asli yang untuk menemani padatnya aktivitas bagi orang yang aktif seperti kami. 



Selain mengandung zat antioksidan yang terdapat dalam madu, kandungan vitamin C yang ada dalam lemon juga akan meningkatkan daya tahan tubuh dan memperkuat kekebalan tubuh untuk melawan bakteri yang menyerang tubuh agar terhindar dari sakit akibat banyaknya paparan polusi pada tubuh. Tau sendiri kan, saya ini orangnya gampang banget sakit, kalo sudah kecapekan, pasti deh pilek, batuk, yang berakhir dengan kambuhnya asma. 

Nggak cuma itu, lho. Perpaduan madu dan lemon yang selain baik bagi kulit juga meningkatkan fungsi hati untuk membantu mengikat racun dalam tubuh dan membuangnya keluar melalui proses detoksifikasi. 



Jadi nih.. begitu badan terasa lemes dan lelah, saya pasti akan mampir ke salah satu supermarket dan memilih NATSBEE HONEY LEMON sebagai produk yang mengandung kebaikan alami untuk menyegarkan kembali tubuh.



Nggak cuma bikin tenggorokan lega, minuman produksi POKKA yang merupakan No. 1 Brand in Singapore for Over 10 Years ini juga bakal bikin tubuh terasa segar dan siap untuk beraktivitas kembali. Dan itu nggak main-main, karena sejak kali pertama minum dan merasakan hasilnya, saya dan Nico nggak mau beralih ke produk minuman lainnya. Cuma satu andalan kami, ya NATSBEE HONEY LEMON by POKKA yang bikin hari-hari kami #AsiktanpaToxic

Bersama small team kami yang diberi nama Ai Pia Cia E Ya 
AI PIA CIA E YA 
(Ai pia cia e ya adalah salah satu lagu mandarin populer yang memiliki arti yang sangat luar biasa. Konon katanya merupakan salah satu kunci keberhasilan bagi kaum Hokkian Cina di perantauan )

Ai pia cia e ya
Bekerja keras baru dapat berhasil

Chi shisi ci e mian huan dan
Sekali gagal jangan mengeluh, dan menyalahkan hal2 di sekitar kita

Chi si lo bie e mian dan han
Sekali terpuruk jangan bersedih dan cemas

Na tang sit gi hii bang, mui lit zui bang bang
Mana boleh kehilangan semangat, Tiap hari mabuk-mabukan

Mbo hun wu dei qing qiu tiu jao lang
Seperti orang-orangan pohon padi di sawah, punya badan tak punya nyawa,

Yin shing ko pi si hai siong e po long
Kehidupan manusia ibarat ombak di lautan

Wu si gii wu si luo
Kadang naik, kadang turun,

Ho un pai un
(Tak perduli) Nasib baik, (ataupun) nasib buruk,

Cong ma ciao gi kang lai kia
(pekerjaan) selalu harus dilaksanakan dengan teratur.

Sa hun ti cut tia,Thjit hun ko ba pia
Tiga puluh persen adalah nasib, tujuh puluh persen adalah hasil bekerja keras (juga sebaiknya bekerja cerdas)

Ai pia cia e ya
Bekerja keras (dan bekerja cerdas) baru dapat berhasil.


Senin, 13 Agustus 2018

Kenalkan Rempah Indonesia, Menu Baru Lisa's Kitchen Siap Tenar


Beberapa waktu yang lalu, saya dan beberapa teman diajak untuk menikmati menu-menu baru dari Lisa's Kitchen by Ayola La Lisa, satu hotel baru yang terletak di Jl. Raya Nginden No.82 Surabaya. 

Meski terletak di pinggir jalan ramai, tetapi resto yang satu ini tetap bisa menyuguhkan suasana yang cozy, tenang, dan sangat cocok buat tempat nongki barengan temen-temen. 
Di bagian dalam resto suasana homey bisa kamu dapatkan dengan jejeran kursi dan meja tamu yang bikin suasananya tampak seperti rumah - rumah oma jaman dahulu.



Di bagian luar resto ada kolam renang kecil yang bisa digunakan para pengunjung resto yang ingin menikmati kelezatan Lisa's Kitchen sambil menghabiskan waktu bersama keluarga. 




Di area yang sama, kamu juga bisa menikmati secangkir kopi di OASIS Coffee Corner yang membandrol kopinya dengan harga yang terjangkau untuk sebuah coffee shop di dalam hotel. 




Btw, coffee cornernya didesain Instagramable, lho. Kalau kamu mau ngopi syantiek plus upload-upload foto di Instagram bisa banget lho. hohoho. Sayangnya saya belum nyobain kopi di sini, ntar deh kapan bakalan saya cobain, soalnya hari itu saya emang nggak berniat buat ngopi, tapi nyobain menu-menu tradisional yang dikreasikan oleh Head Chef-nya Lisa's Kitchen. 



Kenalkan Rempah Indonesia, Menu Baru Lisa's Kitchen Siap Tenar

Yes, sepertinya Lisa's Kitchen nggak pernah berhenti untuk terus berkreasi menghadirkan menu-menu baru terutama menu Ala Carte untuk memuaskan pecinta masakan-masakannya yang buat saya terbilang sedep. 

Akhir bulan lalu, dengan mengusung aneka rempah unggulan Indonesia, Lisa's Kitchen menyuguhkan menu-menu unik, yang kok ya kesukaan saya semua hihihihihi..

Sup Kikil Kuah Kecombrang ( Rp 58.000,-)




Saya pernah cerita nggak sih kalo saya ini pecinta bunga kecombrang alias bongkot? Dulu, semasa tinggal di Ubud, menu bunga yang punya wangi khas ini selalu jadi santapan saya sehari-hari. Nah, pas tahu ada menu Sup Kikil Kuah Kecombrang yang dibandrol dengan harga Rp 58.000 per porsinya, nggak pakai lama saya langsung memilihnya sebagai menu pertama yang bakal saya cobain. 

Wih.. ternyata perpaduan antara kuah yang pedas dan segar dengan aroma wangi kecombrang plus kikil yang empuk banget, bikin lidah saya makin penasaran dengan kelezatannya. Sampai-sampai saya nggak tega buat menyantapnya bersama nasi. Enak!

Oh ya, tahu nggak kalau bunga kecombrang ini punya manfaat kesehatan yang baik buat tubuh? Yes, di balik wanginya yang menyegarkan, bunga ini juga dapat membersihkan darah, memperkuat tulang dan gigi, mencegah dehidrasi, menetralkan asam lambung, dan masih banyak lagi manfaat lainnya. 

Duh, nulis ini sambil keroncongan perutku....


 Ayam Bakar Jagir (Rp 58.000)



Menurut saya sih secara tampilan Ayam Sambal Jagir ini mirip dengan nasi Padang hehehe.  Hanya bedanya ditambah lalapan dan tahu goreng. Masih menyuguhkan kekhasan rempah-rempah, Ayam Sambal Jagir ini dilengkapi dengan daun singkong rebus yang sudah dibumbui dengan sambal rempah yang memperkuat rasanya. Ayamnya sendiri diolah dengan empuk dan tanpa perlawanan saat dikoyak dengan gigi.

Selain dua menu di atas masih ada menu baru lainnya yang dilaunching  barengan (sayangnya saya nggak ikut ngicipin huhhuhu) , yaitu :

Nasi Krawu (Rp 48.000)



Rujak cingur (Rp 38.000)


Selat Solo (Rp 38.000) 


Menu ini sih saya sempat cobain punya si Louis, untuk olahan dagingnya sih lumayan kerasa daging, tapi kalau bumbu kuahnya saya nggak terlalu cocok karena terlalu manis yang berasal dari gula merah. Kembali ke selera sih, soalnya saya bukan penggemar makanan manis ya. 

Sup Buntut Bakar (Rp 68.000)




Hanya saja kalo yang ini nggak perlu diragukan enaknya: 

Sop Buntut (Kuah) Rp 68.000




 Yang kuahnya seger, berempah,dan buntutnya uwempuk-puk banget, dan ini.. juara !

Rawon (Rp 68.000)




Overall masakan di Lisa's Kitchen by Ayola La Lisa ini rekomended kok. Terutama buat kamu yang pingin ajak tamu dari luar Surabaya untuk menikmati masakan-masakan tradisional yang berempah kuat. Porsinya juga besar dan mengenyangkan, apalagi kalau disantap barengan salah satu dari beberapa minuman baru yang dikreasikan Chef Yusnix ini.

Apple Mojito (Rp 30.000)



Lisa's Sunrise (Rp 30.000)
yang merupakan perpaduan antara Sirup strawberry, orange juice, dan soda. 


dan yang paling unik adalah Mr. Blue (Rp 30.000)



yang adalah campuran dari sirup melon, jus jambu dan blue soda. 

Nggak cuma menu-menu di atas saja yang bisa kamu cobain. Buat kamu yang mau menikmati menu ekonomis yang bisa disantap rame-rame, bisa pilih PARAMEK (Paket Makan Rame-Rame Rek) yang dibandrol dengan harga Rp 125.000 untuk berdua, dan Rp 200.000 untuk berempat untuk mendapatkan berbagai menu rumahan seperti olahan ikan, olahan ayam, sayur, dan free flow drink ice tea untuk menu makan siang serumu.

Gimana? Menarik kan? 

Untuk lebih jelasnya, kamu bisa telepon ke nomer : (031) 99441999 atau langsung menuju lokasi yang sangat-sangat mudah untuk dicapai. 

Lisa's Kitchen by Ayola La Lisa
Jl. Raya Nginden No.82, Baratajaya, Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60284