Selasa, 31 Juli 2018

Mempersiapkan Masa Depan dengan Berinvestasi Melalui Reksa Dana




"Menabunglah sebanyak mungkin sebisamu" begitu nasehat yang sering digaungkan mama sedari saya kecil. 

Dulu, saat belum menikah dan masih menjadi tanggungan orangtua sejujurnya saya nggak terlalu ambil pusing tentang masalah keuangan. Apalagi saat mulai bekerja, semua rasanya fine-fine aja sehingga membuat saya seringkali lumayan boros untuk membelanjakan gaji yang kala itu bisa dibilang cukup. Itulah yang kemudian membuat mama selalu mengingatkan untuk tidak lupa menabung sebisa saya, alih-alih menggunakan untuk berbelanja hal yang sebenarnya nggak penting. 


Setelah menikah, sepertinya kebiasaan itu nggak bisa saya lanjutkan dong ya. Saya harus belajar dengan benar menata dan mengatur keuangan supaya nggak bablas hingga kemudian menjadi problematika rumah tangga. 


Kenyatannya, ternyata selama ini saya dan orang-orang sekitar seringkali mengeluh tentang kondisi keuangan. 





Ada banyak hal yang terjadi, misalnya kenapa uang yang disimpan di bank kok nggak nambah-nambah, ada yang kepepet dengan berbagai masalah keuangan karena tidak punya simpanan, ada yang punya dana dan disimpan di bank, tapi kok nggak nambah-nambah jumlahnya, dan masih banyak lagi permasalahan keuangan lainnya. 



Ngomongin soal menyimpan uang di bank, selama ini orang menabung untuk mendapatkan bunga , tapi nyatanya bunga bank rendah bisa jadi kalah denhan inflasi. Jadi, nggak heran kalau semakin lama dana yang ditabungkan akan habis.

"Eh, gimana-gimana?"


Gini lho, Gaes misalnya katakanlah bunga di bank itu hanya 1% lalu terkena imbas inflasi maka jelas yang terjadi bukannya nilai uang yang kita simpan bertambah, malah jadinya berkurang, malah bisa jadi minus. Wah, gawat juga ya kalo gitu. Terus kudu gimana nih?


Dilahirkan sebagai manusia yang akan  menentukan peran dalam hidup, ada 3 tahapan yang harus dilalui manusia, yakni : 

1. Usia kecil hingga remaja,  di mana masih tergantung pada orang tua dan income dianggap rendah.
2. Usia produktif di mana sedang sehat-sehatnya, masih punya mimpi dan lain sebagainya. 
3. Usia pensiun, yang di Indonesia umumnya dimulai di atas usia 55 tahun. 

Dalam ketiga tahapan tersebut, usia produktiflah saat di mana  bisa mempersiapkan segala sesuatu yang menyangkut masa depan kita selanjutnya. Namun, sayangnya membicarakan masa depan itu membuat kita ragu, takut, atau bisa jadi belum tahu atau sekedar denial sehingga menjadi kendala untuk mempersiapkan kebutuhan di masa depan.
Yang kemudian akhirnya mengeluarkan  pemikiran "Gimana nanti" yang justru akan berpengaruh pada masa depan kita. 


Faktanya, kita tidak pernah tahu bagaimana gimana nantinya hidup kita kalau tidak dipersiapkan sedini mungkin. Apalagi, secara data ekonomi setiap tahunnya terjadi kenaikan harga barang secara umum : 5,38% per tahun yang membuat harga semakin mahal.

Ambilah contoh yang mudah, kalau dulu kita bisa membeli semangkuk bakso dengan harga Rp 500 dengan porsi kenyang plus mendapat gratis es teh, jaman sekarang untuk mendapatkan kepuasan yang sama harus membayar Rp 30 ribu, itupun hanya mendapat gratis senyuman. 

Itulah yang disebut dengan inflasi di mana seakan-akan uang kita diambil "maling tdk kelihatan" yang menggerogoti tabungan kita sehingga nominalnya berkurang.

Memasuki usia produktif tentu kita sangat semangat dalam melakukan banyak hal, sayangnya usia produktif di Indonesia adalah 55 tahun, dengan usia harapan hidup masa sekarang setidaknya 70 tahun. 

Umur panjang tentu saja harus disyukuri, tetapi dalam bidang ekonomi hal itu menyebabkan munculnya istilah risiko umur panjang yakni risiko yang harus ditanggung saat tabungan usia produktif hrs menanggung usia panjang. Dan yang nggak banyak disadari orang bahwa kebutuhan dana hari tua sangat besar, lho. 

Sudah mempersiapkan dengan baik belum? Nggak mau kan di hari tua kita mengandalkan anak? Sudah nggak jamannya lagi kan?


Nah, karena itu ada beberapa cara yang harus dilakukan supaya kita bisa mempersiapkan masa depan kita dalam hal ini hari tua kita dengan baik, misalnya dengan berinvestasi. 

Apa saja sih yang diperlukan untuk berinvestasi?

Yes, untuk berinvestasi apapun bentuknya setidaknya kita butuh 3 hal, yaitu :
1. Uang
2. Pengetahuan
3. Waktu untuk memonitor instrumen yang kita miliki. 


Dan, bentuk-bentuk investasi ada berbagai macam, seperti :


Dan semuanya tentu memiliki kelebihan dan kekurangan, tapi yang jelas saya yakin bahwa nggak semua orang tahu bahwa tabungan di bank, membeli emas dan properti sebenarnya bukan investasi, tetapi hanya satu aktivitas untuk melindungi agar nilai uang tdk turun

Nah, nggak mau terjebak dalam permasalahan keuangan yang begitu-begitu terus, saya tertarik menyimpan dana yang saya miliki dalam bentuk lain, setelah adik semata wayang saya Winda cerita kalau dia mulai mengalihkan tabungannya ke Reksa Dana. Awalnya sih saya sempat nggak yakin, karena yang seringkali saya dengar reksa dana cukup berisiko jika dibandingkan dengan investasi lainnya. 

Benarkah begitu? Tak kenal maka tak sayang, maka saya mulai mencari tahu apa yang dimaksud dengan reksa dana dan apa saja yang ada di dalamnya. 

Seluk Beluk Reksa Dana

Reksa dana adalah program investasi yang menggabungkan modal dari banyak investor  dan berinvestasi pada beragam instrumen serta dikelola oleh perusahaan pengelola aset. 

Ehm, gampangnya gini, reksa dana itu seperti arisan gitu lho, hanya saja bedanya kalau reksa dana besaran nominalnya berbeda tiap orang dan untuk pengelolaannya dikelola secara profesional dari manajer investasi.

Investasi memiliki kelebihan :
1. Fleksibel. Banyak pilihan produk sesuai dengan kebutuhan investasi
2. Likuid. Bisa dicairkan kapanpun juga
3. Aman. Para pelaku yang terlibat dalam pengelolaan aset diawasi oleh OJK
4. Bebas pajak. Saat pelaporan pajak termasuk dalam harta dan tidak termasuk penghasilan
5. Terjangkau.  Mulai Rp. 10 ribu

Reksa dana sendiri terbagi dalam beberapa jenis yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan seperti berikut ini : 


Berkenalan dengan Manulife Aset Manajemen Indonesia 

Beberapa waktu lalu, adik saya Winda cerita kalau dia saat ini mulai menginvestasikan dananya dalam bentuk reksa dana. Awalnya saya pesimis, tapi setelah saya cari tahu lebih dalam, akhirnya saya "nyantol" dengan produk reksa dana milik Manulife. 

Lho, bukannya Manulife itu asuransi? 

Yes, emang iya, saat ngomongin tentang Manulife, secara otomatis kita akan menyangkutkan dengan produk asuransi. Padahal, Manulife sebenarnya punya produk lain berupa  pengelolaan investasi (reksa dana) yang dinamakan dengan Manulife Aset Manajemen Indonesia atau disebut dengan MAMI.

Kebetulan Hari Minggu, 28 Juli 2018 kemarin ada acara Kopdar Investarian di Bangi Kopi, sehingga saya sedikit tercerahkan tentang produk pengelolaan investasi milik Manulife ini. 



Dan, kebetulan juga narasumbernya Bapak Legowo Kusumonegoro,Presiden Direktur Manulife Aset Manajemen Indonesia. 



Dengan cara penyampaiannya yang mengedukasi saya jadi tahu kenapa sih harus berinvestasi melalui MAMI. 

Karena MAMI asik !! Ini lho keasikannya: 

1. Edukasi : seluruh interaksi dan pengenalan produknya didasarkan pada edukasi, bukan hanya sekedar menjual produk lalu prospek seperti di tempat lain. 
2. Hemat biaya : 
Reksa Dana Manulife tidak membebankan biaya pembelian, maka 100% dana investor menjadi modal investasi. 
3. Online aja
Kita, sebagai investor dapat melakukan transaksi (jual, beli, alihkan) dan memonitoring pertumbuhan investasi melalui www. klikmami.com. Bahkan, kita juga bisa mendaftarkan investasi kita juga secara online. Asik banget kan?


4.  LANI :  Layanan Investasi MAMI siap membantu setiap hari jam 08.00-22.00 WIB lewat telepon, e-mail, atau live chat


Wah, ternyata nggak terlalu rumit ya memahami reksa dana itu. Semua hal yang kita lakukan memang pasti berisiko, tetapi bagaimana meminimalkan risiko yang harus kita pertimbangkan baik - baik demi masa depan kita nantinya. Setuju?

Senin, 30 Juli 2018

Warung Tengkleng Boyo : Menikmati Olahan Kambing Muda dengan Lebih Sehat


Apa yang kamu pikirkan saat mendengar kata tengkleng? Yes, tengkleng selama ini terkenal sebagai salah satu olahan kuliner khas Solo yang menggunakan tulang (sapi/kambing) yang masih ada sedikit daging sebagai bahan utamanya. Tengkleng sendiri sebenarnya memiliki citarasa yang mirip dengan gulai, tetapi lebih encer sehingga rasanya terasa menyegarkan. 

Jika kamu salah satu penggemar tengkleng, nggak perlu jauh-jauh ke Solo, karena sejak Bulan April 2018 kemarin, di Surabaya telah hadir sebuah spot kuliner anyar yang secara khusus menawarkan tengkleng sebagai menu yang utamanya. Namanya Warung Tengkleng Boyo.



www.nyonyakece.com
Sebenarnya sudah beberapa kali saya melewati warung yang satu ini. Maklum, selain dekat rumah, Warung Tengkleng Boyo yang berlokasi di Jalan Raya Tenggilis 91-93 Surabaya ini terletak di seberang supermarket Chicco di mana saya sering belanja keperluan sehari-hari.  Jadi, bisa dibilang saya sejak awal saya sudah tahu tentang keberadaan warung ini mulai dari awal pembangunannya. 

Namun, yang nggak saya tahu ternyata warung yang punya parkiran cukup luas ini, bagian dalamnya luas dan cozy banget !


Begitu masuk kamu akan menemukan deretan meja kayu dengan beberapa kursi yang berjejer dengan rapi. 



www.nyonyakece.com

Saat masuk lebih ke dalam lagi kamu akan disuguhi taman di dalam rumah yang selain membuat suasana tampak adem dan asri juga cukup keren buat foto-foto alias Instagramable! 



www.nyonyakece.com


www.nyonyakece.com

Di dalampun ada banyak meja dan  kursi yang berjajar dengan suasana rumah makan khas keluarga yang nyaman dan sangat bersih. Bisa dibilang tempat ini cukup cozy dan homey . Kalau nggak salah sih ada ruangan VIP juga sih, yang mungkin ditujukan buat rombongan yang pingin menikmati waktu makan mereka tanpa terganggu pengunjung lainnya. Overall ambiencenya oke punya, nih. 



www.nyonyakece.com

Beranjak ke menunya, kamu bisa memilih berbagai olahan kambing yang ditawarkan dalam lembar menu ini. Buat yang nggak suka daging kambing, sayangnya belum ada menu lain yang bisa dipilih kecuali mungkin cukup dengan menikmati roti canainya saja. 



www.nyonyakece.com
www.nyonyakece.com

Hari itu, saya dan teman-teman Admin Surabaya Kuliner  yang sudah lama nggak makan bareng nyobain berbagai macam menu yang ada di Tengkleng Boyo ini. Karena kami sangat lapar, jadi cukup banyak menu yang dipesan hari itu. hahaha.. 

Untuk minuman kompakan nyoba menu spesialnya yaitu ES KOPYOR ASLI (Rp 25ribu) . Disajikan dalam sebuah gelas tinggi dengan paduan es serut dan sirup cocopandan, es kopyor ini punya sensasi rasa yang cukup menyegarkan untuk dinikmati kala santap siang. 



www.nyonyakece.com

Saking laparnya, ada beberapa menu yang nggak sempat difoto, termasuk menu-menu unggulannya di sini hahaha.. tapi, demi mengobati rasa penasaran, tanpa mengurangi kelezatan rasanya, saya grab dari Instagramnya Tengkleng Boyo #nyengir. 

Menu 1  yang kami pesan, sekaligus menjadi unggulan dari warung tengkleng yang mengusung nama Boyo untuk menandakan bahwa menunya disesuaikan dengan citarasa Arek Suroboyo ini adalah Tengkleng Boyo (Rp 45ribu)

Tengkleng boyo disajikan dengan kuah ringan tanpa santan, bercita rasa asam segar mirip asem-asem yang sangat cocok untuk disantap siang hari. Jangan lupa tambahkan irisan cabe buat kamu penggemar pedas ya. 

source : instagram.com/tengklengboyo

Menu ke-2 adalah Gule Kambing (Rp 45ribu) yang disajikan dengan kuah santan dan paduan bumbu rempah yang gurih. 


pict by cak tatax
Menu ke-3 ini adalah Tengkleng Rica-Rica (Rp 45 ribu) yang punya rasa pedas dan gurih. 


pict by cak tatax
Selanjutnya menu ke-4 adalah Karangbinaci (Rp 45 ribu). Karangbinaci adalah masakan khas Madura yang tidak umum kita jumpai dan konon katanya ini adalah masakan untuk keluarga bangsawan Madura. Menurut sejarahnya Karang Binaci ini yang asli menggunakan daging kambing namun dalam perkembangannya banyak digunakan daging ayam dan sapi sebagai alternatif.

Menurut saya, karangbinaci ini sebenarnya punya rasa dan penampilan seperti perpaduan antara lapis daging dan krengsengan. Hanya saja rasanya lebih berempah dan kuat sehingga sangat cocok untuk dinikmati bersama dengan nasi putih hangat. 


Jika dibandingkan dengan menu lainnya yang porsinya personal, karangbinaci yang dagingnya empuk dan ngeprul ini porsinya cukup banyak, sehingga bisa dinikmati untuk berdua. Apalagi bumbunya yang meresap sempurna pada dagingnya bikin napsu makan "nyemego" alias tambah-tambah nasi. 



pict by cak tatax

Menu ke-5 ini adalah favorit kami semua,  Sate Kambing Bakar (Rp 45 ribu) per porsinya. Nggak tanggung-tanggung kami pesan 3 porsi karena yakin kalau satenya ini bakal enak. Dan memang terbukti lezatos maknyus !


Dalam seporsi terdapat 5 tusuk sate kambing bakar, dengan potongan daging kambing yang empuk dan bumbu yang meresap sempurna. Bisa dibilang tidak perlu perlawanan gigi untuk mengoyak dan mengunyahnya. 
Aroma bakaran yang khas berpadu dengan keempukan daging dan kelezatan sate ini membuat kami tak henti-henti memuji kenikmatan sate ini. 


 soure : instagram.com/tengklengboyo
Menu selanjutnya cukup unik, yaitu Salad Daging Kambing. Lha? Apa itu? Menu seharga Rp 25 Ribu ini menyajikan berbagai sayuran dan telur rebus dengan kelengkapan daging kambing yang diolah mirip dengan galantin yang gurih. Dressingnya kamu bisa pilih mau ori, thousand island, atau creamy peanut. Semuanya enak. 


pict by cak tatax

Yang menyenangkan, di sini kamu boleh ambil nasi secukupnya dan sepuasnya, alias free flow. Tapi, tetap saja dihitung per-orang ya. Dan nasi ini bisa kamu ambil sendiri di tempat yang disediakan di depan warung. Puas deh !

www.nyonyakece.com

Overall, semua masakannya enak nih. Dan kalau bilang favorit, sate kambing bakarnya juarak!


Sejujurnya, saya itu bukan penggemar daging kambing, karena buat saya olahan daging kambing umumnya beraroma prengus alias bau, dan biasanya alot. Tapi, buang segala galau dan risau, sebab di Tengkleng Boyo, kamu bakal ketemu sama olahan masakan yang berkesan bersih, empuk banget karena menggunakan kambing muda di bawah 3 bulan, dan juga nggak perlu kuatir hipertensi dan lain sebagainya. 


Karena, penggunaan garamnya yang minim buat makanan ini jadi lebih sehat, dan gak feeling guilty saat mengonsumsinya. 




source : instagram.com/tengklengboyo

Gimana, sudah ngiler belum? Hahaha.. Kalau belum, coba pandangi wajah-wajah kenyang plus puas kami berlima ini. 


Ada yang bisa menyebutkan siapa saja kami?




So, buat kamu yang penasaran, silahkan mampir di Tengkleng Boyo yang buka mulai jam 09.00 pagi hingga 21.00. Kalau mau kebagian satenya, usahakan ke sana sebelum jam 19.00 ya, menurut kabar kambing, kalau lagi rame satenya bakal ludes sebelum warungnya tutup.


Tunggu apalagi, segera cuss... 


Warung Tengkleng Boyo
Jl Raya Tenggilis No 91-93 Surabaya
Buka  : 09.00 - 21.00

Minggu, 29 Juli 2018

Fenomena Harga Rokok Murah Sumbang Terjadinya Stunting Pada Anak


Suwargi Papa sudah mengenal rokok sejak beliau duduk di bangku SMP dan suami saya justru memulai aktivitas rokoknya sejak duduk di kelas 5 SD.  


Kedua pengalaman yang sebenarnya nggak bisa dibilang membanggakan, meskipun sejujurnya saat ngomong tentang yang namanya rokok, nggak bisa lepas dari kehidupan saya setidaknya selama 30 tahun. Kenapa begitu? Ya, karena kedua orang tua bahkan lingkaran keluarga besar hampir 50% bekerja di salah satu pabrik rokok yang terkenal pada jamannya di Kota Malang. 


Hingga saat berpulangnya, Papa bahkan masih belum bisa mengatasi keinginan untuk merokok, meski di bulan-bulan terakhir sudah mulai menghilangkan kebiasaannya karena vonis gagal ginjal yang akhirnya membuat beliau pergi selamanya berpulang ke rumah Bapa di Surga ( hiks.. I miss you so much, Pa).  


Lha ya kan.. ngerokok.. O'o kamu ketauan :D - my Suwargi Papa

Namun, Puji Tuhan peristiwa berpulangnya papa justru membuat Nicom suami saya menghentikan aktivitas merokoknya hingga hari ini, dan tentu saja salah satu alasannya karena, asma yang adalah penyakit bawaan saya agak sering kambuh hingga beberapa kali terpaksa dibawa ke UGD untuk nebulizer.

Faktanya, merokok tidak hanya menimbulkan terjadinya asma tapi juga bisa menyebabkan timbulnya berbagai penyakit seperti stroke, jantung, dan bahkan berkaitan dengan kondisi stunting yang terlihat pada terhambatnya tinggi dan berat badan pada anak. Lho, kok bisa?

ROKOK MURAH SUMBANG TERJADINYA STUNTING PADA ANAK

Pada Hari Rabu 28 Juli 2018 kemarin, saya sempat mengikuti talkshow #RuangPublikKBR serial #RokokHarusMahal edisi ke-7 bersama narasumber Dr. Bernie Endyarni Medise,SpAK MPH Ketua Satuan Tugas Remaja Ikatan Dokter Anak Indonesia IDAI dan Teguh Dartanto, PhD Ketua Departemen Ilmu Ekonomi Fakultas Ilmu Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia.


Mengangkat tema Rokok Murah Penyebab Stunting, talkshow yang diadakan setiap Hari Rabu mulai jam 09.00 pagi ini mengungkapkan fakta dan data yang sungguh membuat saya tercengang. 

Menurut Teguh Dartanto, berdasarkan data yang diambil oleh Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS-UI) menyebutkan bahwa selama periode penelitian yakni dari tahun 2000 - 2007, ditemukan bahwa anak-anak dari orang tua perokok kronis memiliki kecenderungan berat badan 1.5  kg lebih rendah dan tinggi 0. 34 lebih pendek daripada anak yang orangtuanya tidak merokok. 

Penelitian yang dilakukan oleh  kombinasi orang - orang di bidang kesehatan dan ekonomi ini menggunakan data panel, yang artinya ditujukan pada keluarga yang sama dan orang yang sama dalam periode penelitian yang berlangsung selama 7 tahun ini. 

Bertujuan memberikan advokasi tentang isu rokok yang dikaitkan dengan isu ekonomi dan kesehatan, penelitian ini juga menemukan fakta menarik bahwa selama 21 tahun, terhitung dari tahun 1993 - 2014 terjadi peningkatkan konsumsi rokok dari 3,6 % menjadi 5,6 % yang menggunakan anggaran pengeluaran rumah tangga.

Artinya, dengan meningkatnya 2% pengeluaran untuk membeli rokok berdampak pada penurunan pembelian bahan makanan lain yang sarat akan gizi seperti daging, protein, dan telur sebagai sumber protein. Bahkan, berdasarkan penelitian yang dilakukan di 13 provinsi pada 5000 orang ini menyebutkan bahwa ada kasus, di mana sebuah keluarga dengan penghasilan Rp 60ribu perhari, hanya menyisihkan Rp 20ribu untuk memenuhi asupan gizi keluarga sebab Rp 40ribunya sudah dialokasikan untuk uang rokok Sang Bapak. Miris, yah?


Source : gifer.com

Secara garis besar, hasil penelitian menggambarkan bahwa, selain terkait dengan masalah ekonomi, isu rokok ini juga berdampak pada kecerdasan anak-anak yang lahir dan bertumbuh pada keluarga perokok aktif. Bapak yang terlalu sering merokok seringkali ditemukan menjadi tidak produktif dalam bekerja sehingga membuat sang ibu yang harus ngoyo bekerja dan menyebabkan masalah gizi anak menjadi terkesampingkan, dan mirisnya hal ini terjadi pada 20% masyarakat miskin yang masuk dalam penelitian. 



www.nyonyakece.com
Lebih lanjut lagi, dokter Bernie menyebutkan bahwa sebenarnya yang dimaksud dengan stunting ini tidak hanya menyangkut tentang tinggi badan, melainkan kondisi mal nutrisi kronis yang juga dapat menyebabkan terganggunya pertumbuhan secara fisik dan perkembangan otak pada anak. 

Dan yang wajib diperhatikan oleh mereka yang saat ini  sedang merokok dan istrinya dalam keadaan hamil adalah perkembangan otak anak terjadi di 1000 hari pertama kehidupan (HPK) di mana hitungan itu berasal dari 9 bulan saat masih berada di dalam kandungan dan 2 tahun masa perkembangannya. 


Hmm.. sebaiknya dipikir baik-baik ya, calon bapak kalau nggak pingin fungsi otak, tinggi badan, dan kondisi kesehatan calon anak akan terganggu karena paparan asap rokok yang kamu hisap.




Source : gifer.com

Yang mungkin tidak disadari banyak perokok, bahwa orang-orang di sekitar  baik itu anak, istri, dan siapapun yang disebut dengan 2nd hands smoker tetap  terkena paparan asap rokok yang dapat bertahan 3 hingga 4 jam setelah asap itu hilang. 


Ngerinya, asap rokok yang mengandung 6000 - 7000 bahan kimia ini dapat menyebabkan anak menjadi mudah sakit, terutama juga yang berhubungan dengan saluran pernapasan seperti asma . ( Oh, tidak -_- jangan - jangan..aku juga korban paparan nih). Sedangkan hal lainnya akan mengganggu fungsi organ yang berhubungan dengan penyerapan gizi. Ngeri 'kali, Bah !


Mengapa rokok harus mahal?




Serial talkshow dengan tema besar #RokokHarusMahal ini diangkat ke tengah masyarakat berdasarkan penelitian yang menemukan bahwa terjadinya peningkatan konsumsi rokok yang cukup mencengangkan sebesar hampir 4x lipat (1,8 % di tahun 1993 menjadi 7,7 % di tahun 2014) pada anak usia 11 -20 tahun, dan pada usia produktif 21-30 tahun juga meningkat dari 14,5 % di tahun 1993 menjadi 23,6% di tahun 2014. 

Itulah sebabnya kenapa rokok harus mahal, selain agar para orangtua terutama di keluarga miskin lebih peduli pada suplai gizi anak, juga agar anak-anak usia sekolah harus berpikir ulang untuk membelinya.


Kampanye ini harus digaungkan, meski kita juga tahu pemerintah hingga saat ini masih setengah hati untuk bertindak keras pada industri rokok yang juga berperan dalam perekonomian. 


So, mulai sekarang sebaiknya mulailah untuk menghentikan konsumsi rokok terutama demi kesehatanmu secara pribadi dan orang sekitarmu. Tidak ada kata sulit dan terlambat, toh seperti yang sudah kubilang sebelumnya, suamiku yang hampir 30 tahun merokok aktif bisa juga menghentikan kebiasaannya itu, demi aku, tentunya. 


Buat teman-teman yang masih penasaran dengan perbincangan tentang #RokokHarusMahal, masih ada satu kali lagi penayangannya nanti di Hari Rabu. Silahkan dengarkan siarannya melalui streaming di KBR.id atau tontong tayangan Live Facebook Kantor Berita Radio - KBR mulai jam 09.00 pagi hingga 1 jam ke depan. 



Jika teman-teman mendukung kampanye Rokok Harus Mahal, silakan tandatangani petisinya di www.change.org/rokokharusmahal

Yuk, selamatkan Anak Bangsa dari dampak rokok yang memiskinkan, sekarang juga. 

Rabu, 18 Juli 2018

3 Pasar Wisata yang Wajib Kamu Kunjungi Saat Liburan di Malang


Kalau disuruh menyebutkan apa yang paling saya suka saat berwisata, ya pasti bakal saya jawab kulinernya. Tapi, tahu nggak sih kamu, kalau saya itu suka banget sama yang namanya jalan-jalan ke pasar? Suasana pasar yang ramai dan sarat dengan interaksi sosial selalu bikin saya excited dan ketagihan untuk mendatangi setidaknya satu atau dua pasar di setiap kota yang saya kunjungi. 

Ngomong-ngomong soal pasar, saya kok malah belum pernah ngebahas pasar yang ada di Malang, kampung halaman saya ya? Padahal, pasar-pasar di Malang juga nggak kalah seru untuk dijadikan tujuan wisata, kala berada di kota yang identik dengan kuliner baksonya itu. Apalagi, dengan predikatnya sebagai kota wisata, Malang memiliki banyak pasar unik, seperti Pasar Besar yang melegenda (mama pernah berjualan di sana, lho) dan juga Pasar Buku Wilis, dekat rumah mama yang bisa bikin para mahasiswa jadi lebih smart dan berjiwa intelektual. 

Penasaran dengan pasar lainnya? Setelah membeli tiket di Traveloka.com, cari tahu tentang tiga pasar di Malang yang punya tema unik dan wajib kamu datangi saat berkunjung ke kota yang berhawa sejuk itu. 

Pasar Splendid


sumber:flickr.com/photos/hastu
Splendid adalah salah satu kawasan yang terletak di dekat Balai Kota Malang. Di sana, kamu bisa menemukan Hotel Splendid dan Hotel Tugu yang  melegenda, serta Pasar Burung dan Pasar Bunga yang wajib kamu datangi untuk merasakan tempat wisata di pusat Kota Malang yang sebenarnya. 

Kawasan Splendid memang punya atmosfer yang menyenangkan. Nggak perlu angkot untuk  menuju ke sana. Cukup jalan kaki ke arah barat, tepatnya menuju Jalan Kahuripan, kemudian belok kanan di simpangan pertama untuk menemukan Pasar Bunga dengan atmosfer dan pemandangan yang segar berkat bunga dan tumbuhan yang ada di sana. Berbagai aneka kebutuhan taman bisa didapatkan di sini. Mulai dari pupuk, rumput, pohon bonsai, hingga bunga siap tanam ada di sana.

Kemudian, lanjutkan perjalanan ke arah selatan untuk menemukan tempat wisata di lainnya, yaitu Pasar Burung. Sebenarnya bukan cuma hewan jenis burung saja yang diperdagangkan di sini, tetapi ada aneka satwa lain , seperti ikan, kura-kura hias, kucing, hamster, dan berbagai hewan peliharaan lainnya juga bisa kamu temukan dan beli di pasar yang selalu ramai dikunjungi pengunjung ini. 

Baca juga : Tak Mungkin Pulang ke Malang tanpa Wisata Kuliner

Pasar Minggu


sumber:mapio.net
Pasar yang satu ini nggak pernah kelewat untuk saya datangi setiap kali mudik ke Malang. Selain suasananya yang menyenangkan, pasar yang  hanya diselenggarakan di hari Minggu, lebih tepatnya untuk memanfaatkan event Car Free Day ini lokasinya sangat dekat dengan rumah mama. Sepuluh menit jalan kaki saja sudah sampai, hehehe. 

Car Free Day berlokasi di sekitar kawasan Jalan Ijen, tepatnya di depan Museum Brawijaya hingga melewati Jalan Semeru dan berakhir di depan Stadion Gajayana, di mana terdapat banyak tenda warna-warni, tempat para pedagang Pasar Minggu berjualan. Jadi, setelah berolahraga atau tebar pesona di arena Car Free Day, kamu bisa lanjutkan petualangan sambil belanja di Pasar Minggu. Mulai dari kuliner khas kota Malang, minuman, hingga uang-uang kuno bisa kamu temukan dan kamu nikmati di pasar ini.

Pasar Parkiran


sumber: Sophia Mega/ ngalam.co

Meski bukan terletak di pusat kota Malang, Pasar Parkiran yang punya nama unik ini juga wajib kamu kunjungi saat berwisata ke Malang dan sekitarnya. Berlokasi di salah parkiran salah satu tempat wisata di Batu, yaitu Jatim Park, Pasar Parkiran ini memang ada dan sengaja difasilitasi oleh Pemerintah Kota Batu. Biar nggak kacau, para pedagang akan memulai jualannya dari sore hingga dini hari, setelah aktivitas kendaraan pengunjung Jatim Park berkurang.

Daya tarik Pasar Parkiran ini adalah kuliner-kuliner yang siap bikin hangat tubuh yang kedinginan dengan hawa dingin Kota Batu. Selain itu kamu juga bisa hunting berbagai oleh-oleh dan cinderamata khas Batu. Para pengamen pun juga seakan nggak pernah capek untuk menghibur para pengunjung dengan lagu-lagu keroncong, pop, sampai tergantung permintaan pengunjung. Sambil makan dan menikmati suasana senja di Pasar Parkiran Batu, mampir juga ke wahana rumah kaca dan 3D Art Trick untuk berfoto di lukisan-lukisan tiga dimensi.

Di Malang, berbelanja artinya bukan sekadar aktivitas belanja biasa. Di sini kamu akan menemukan pengalaman yang luar biasa, terutama dari tiga pasar unik yang nggak boleh kamu lewatkan saat menjelajahi tempat-tempat wisata di kota yang juga terkenal dengan sebutan Makobu alias Malang Kota Bunga tersebut. So, buat yang mau ke Malang, rencanakan perjalanan sebaik-baiknya dan rasakan petualangan belanja unik dan seru yang bakal bikin kamu ketagihan. 



Senin, 16 Juli 2018

#MAXIMUMBEAUTY Cara Mudah Mempercantik Wajah Secara Alami Tanpa Adanya Risiko


Kadang, saking sibuknya menjalani berbagai aktivitas sehari-hari, saya seringkali lupa kalo waktu terus berjalan tanpa disadari. Tahu-tahu sudah beberapa tahun lagi menjelang awal usia 40-an. Padahal, salah satu hal yang paling nggak siap buat saya adalah jadi tua ! hahaha. 


Mangkanya seringkali saya nggak peduli untuk menjaga banyak hal yang seharusnya dipersiapkan di usia yang bisa dibilang nggak muda lagi ( ehm, tapi sejujurnya kalau nggak lihat uban di rambut, toh saya merasa masih kayak anak kuliahan aja 👀 ). 


Sampai-sampai urusan penampilanpun saya kadang nggak peduli. Itu yang bikin adek saya satu-satunya si Winda jadi ngomel sepanjang waktu "Mbok yo diperhatikan toh Cik kulitnya, pake sunscreen setiap hari  and the bla bla bla lainnya"


Awalnya sih saya nggak peduli, tapi suatu saat pas lihat foto yang saya upload di media sosial , jreenggg ... baru kelihatan kalau wajah ini kusam banget. Apalagi pas suatu saat saya mau dandan kok rasanya ini produk kosmetik nggak nyerap di kulit, plus bulan lalu secara mendadak banyak jerawat nangkring di muka bundar saya.  (((BUNDAR)))


Wah.. wah, ada apa ini ?





Sampai suatu saat saya menyadari kalau kekusaman dan berbagai masalah kulit saya ini akibat kulit nggak beregenerasi dengan baik karena banyak sel kulit mati alias dead skin cells saya yang nggak pernah sekalipun dibersihin.. huhuhuhu. 


Eh, bentar, setelah kuingat-inget sepertinya bukan nggak pernah sekalipun dibersihin,  tapi beberapa waktu lalu saya sempat nge-facial kulit wajah untuk pertama kalinya dalam hidup dan emoh-emoh lagi buat ngelakuinnya karena kulit wajah jadi makin bruntus dan sakitnya luar biasa #mudahtrauma :))



Faktanya,  tanpa saya dan kamu sadari, setiap saat kulit manusia mengalami pengelupasan lho, Girls. Namun, seperti yang telah dibahas sebelumnya, proses pengelupasan yang mendukung regenerasi kulit akan berjalan dengan lambat seiring bertambahnya usia dan menyebabkan penumpukkan dead skin cells di permukaan kulit . 


Dan inilah yang kemudian membuat timbulnya berbagai masalah pada kulit seperti kusam (seperti yang saya alami) , jerawat (saya alami juga) , kulit keriput , kering, dan lain sebagainya. 

Salah satu cara untuk membantu mengatasinya adalah dengan melakukan perawatan eksfoliasi atau chemical peeling yang bermanfaat buat mengangkat sel kulit mati sehingga wajah terlihat lebih cerah. Sayangnya, banyak wanita (dan pria juga)  yang seperti saya,  trauma untuk melakukan rutinitas kecantikan itu karena umumnya ada efek samping seperti kulit menjadi mudah iritasi, penipisan sel kulit wajah, dan justru menimbulkan jerawat jika dilakukan terlalu sering.


Lalu, gimana kalau seperti itu?


Untungnya, saat ini ada produk perawatan pengelupasan kulit  yang telah terbukti aman dan efektif untuk penggunaan setiap hari tanpa menimbulkan efek samping  seperti kulit kemerahan yang bernama Maxi-Peel Micro-Exfoliant Fluid. 


Eh, gimana-gimana?

Cantik Alami dengan Maxi-Peel Micro Exfoliant Fluid


Setelah sebelumnya peluncuran resmi Maxi-Peel Micro Exfoliant Fluid di Jakarta 17 Mei lalu, saya dan beberapa teman-teman blogger  diundang untuk menghadiri acara pengenalan produk dalam Maximum Beauty Kick Off - Media & Blogger Gathering di Hotel Four Points  by Sheraton Embong Malang, Minggu, 15 Juli 2018 kemarin,  



Maxi-Peel Micro Exfoliant Fluid yang juga dikenal dengan nama Maxi-Peel Zero ini merupakan produk unggulan dari Splash Corporation asal Filipina dalam bidang personal care. Produk yang mengandung Skin Renewal Micro-Exfoliants dan Skin Vitamins ini nggak butuh waktu lama untuk dapat respon positif dari pecinta produk kecantikan dengan kemampuannya untuk menjadikan kulit lebih cantik, cerah, plus awet muda. 


Pengenalan produk Maxi Peel Micro Exfoliant Fluid
oleh dr. Inneke Jane, SpKK (baju pink) dan Charmaine E. Sales (blazer hitam)




Selain itu, produk #MaxiPeel ini juga dapat membantu membersihkan dan mengeksfoliasi dead skin cells pada lapisan epidermis secara alami tanpa disertai tanda kemerahan pada kulit, dengan pemakaian yang mudah seperti penggunaan toner wajah.  Demikian yang dijelaskan oleh Charmaine E. Sales, Brand Manager Personal Care Maxi-Peel.

Memang sih, seharusnya kulit memiliki proses regenerasi secara natural setiap 28 hari sekali dan sayangnya proses itu melambat seiring dengan pertambahan usia (apalagi sudah di pertengahan 30-an kayak saya ini) dan dapat menimbulkan berbagai masalah kulit, termasuk flek. 

Jadi, buat kita-kita yang sudah menginjak usia yang disebutkan di atas sebenarnya butuh perawatan khusus yang benar-benar dapat membantu proses tersebut dengan lebih baik begitu yang disampaikan oleh dr. Inneke Jane, SpKK dalam talk show kemarin. 

Maxi-Peel Micro Exfoliant Fluid Review

Maxi- Peel Micro Exfoliant Fluid dikemas dalam botol plastik dengan tutup flip ukuran 50 ml dan dipacking dalam kotak dengan nuansa pinky yang girly bingit. Tekstur isinya sendiri cair benar-benar seperti tekstur toner bening beraroma harum yang agak sedikit semriwing sih. 




Produk Maxi-Peel Micro Exfoliant Fluid ini mengandung :

Skin Renewal Micro-Exfoliants yang dapat membantu menghilangkan minyak dan kotoran wajah, serta Skin Vitamins yang terdiri dari vitamin A,C, E, dan B3 untuk membantu melembabkan serta melindungi kulit dari paparan sinar UV serta membuat kulit tampak lebih cerah. 

BHA Micro-Exfoliant yang membantu mengecilkan pori-pori wajah.

AHA Micro-Exfoliants membantu membersihkan kulit dan membantu menyamarkan bekas jerawat dan noda di wajah.


Penggunaannya cukup mudah, pertama-tama bersihkan wajah terlebih dahulu, lalu  tuangkan Maxi-Peel Micro Exfoliant Fluid di atas kapas dan aplikasikan ke wajah secara merata, rutin sehari sekali setiap malam. 

Sebenarnya tidak ada pantangan apapun dalam penggunaannya, produk ini dapat digunakan berbarengan dengan produk kosmetik lainnya, hanya saja sebaiknya tidak digunakan secara bersamaan dengan produk yang dapat mengiritasi kulit, karena akan menimbulkan iritasi yang berlebih pada kulit. 

Oh, ya jika dalam pemakaian terdapat iritasi yang disebabkan karena ada jaringan kulit yang tidak utuh, disarankan untuk memakai pelembab yang mengandung gliserin untuk mengisi ruang kosong dalam jaringan kulit yang tidak utuh. 




Selain itu untuk melengkapi produk exfoliant yang dibandrol dengan harga Rp20ribu per botolnya ini disarankan untuk secara rutin menggunakan sunblock atau sunscreen baik saat melakukan aktivitas di dalam maupun luar ruangan. 

Wah, ternyata nggak perlu sakit dan ribet ya buat dapetin #MaximumBeauty  yah. Jadi, nggak ada alasan lagi buat trauma melakukan eksfoliasi lagi nih kalau sudah punya produk perawatan  yang nyaman dipakai.  Saya sendiri sih baru pakai 2 harian ini, so far memang nggak ada efek samping untuk wajah saya selain menangkan kulit. 

So, buat yang penasaran buat tampil cantik go go go.. pantengin update infonya di Instagram @maxipeel_id sekarang juga ..

Kulit keriput dan kusam? Bye deh yaaa !!