Rabu, 20 Juni 2018

Sup Sehat Wonton Udang So Good Ala Oriental, Hidangan Lezat Kala Ramadhan


Moment Ramadhan tahun ini mungkin sudah berakhir, tapi euforianya masih terasa hingga hari ini. Meski saya tidak merayakan Idulfitri, tetapi kehebohan saat bulan puasa masih terasa. Gimana enggak, di grup-grup Whatsapp dan hampir di semua media sosial, kaum ibu utamanya hampir setiap hari berbagi foto-foto Masakan Rumah Khas Ramadhan untuk menu berbuka. Bahkan, nggak kalah dengan keramaian di dunia maya, ibu-ibu kompleks yang notabene selalu belanja di tukang sayur, Cak Arip saling bertukar resep Masakan Rumah Khas Ramadhan untuk dihidangkan sebagai lauk yang akan disantap bersama keluarga.

Menyusun menu mingguan untuk keluarga

Sayapun nggak ketinggalan unjuk menu dong, ya. Meski terkenal punya hobi wisata kuliner, tapi sebisa mungkin untuk menu sehari-hari, terutama di waktu sarapan dan makan siang, saya usahakan untuk memasak sendiri hidangannya. Apalagi, saya dan suami, Nico juga sehari-hari bekerja di rumah saja, jadi kami pikir sebaiknya semuanya lebih enak kalau tersedia di rumah. 

Terlebih lagi, mengkreasikan menu masakan dan memasak memang salah satu kegemaran saya. Jadi, daripada pusing "Mau masak apa?" saat tukang sayur datang, akhirnya saya menyusun menu mingguan yang biasanya saya buat di hari Sabtu. 

Menu mingguan ini memang sengaja saya buat hanya untuk Hari Senin sampai Jumat saja, karena biasanya di Hari Sabtu dan Minggu, kami banyak acara di luar rumah sehingga biasanya kesempatan itu sekaligus memuaskan kesenangan wisata kuliner kami berdua. 

Dalam sehari, umumnya saya masak satu kombinasi masakan, yaitu menu sayur dan lauk. Meski kadang tidak selalu ideal memasak sesuai dengan menu yang sudah dibuat (biasanya berhubungan dengan bahan yang dibawa tukang sayur), tapi saya usahakan tetap mengacu pada menu dalam seminggu itu.  

Seperti ini contoh menu yang saya buat setiap minggunya:



  
Memilih bahan-bahan berkualitas

Meskipun belanja di tukang sayur keliling, saya tetap memilih bahan-bahan yang berkualitas. Kebetulan tukang sayur kami yang setiap jam 5 pagi datang ke kompleks selalu membawa bahan-bahan masakan yang segar dan baik. Harganyapun juga lebih terjangkau jika  dibandingkan dengan tukang sayur lainnya. Namun, untuk bahan-bahan tertentu, saya tetap akan memilih sendiri ke supermarket, karena lebih lengkap variannya dan tentu saja kondisinya masih fresh. 

Dan sebagai bahan istimewa yang digunakan untuk paduan menu masakan yang saya buat setiap harinya, nggak lupa saya sedia juga frozen food dari So Good, yang tentunya selain berkualitas, juga praktis untuk dimasak serta rasanya lezat dan mengandung protein hewani yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh, terutama untuk kami berdua yang memang sehari-harinya bekerja sepanjang hari di depan layar. 




Sup Sehat Wonton Udang Kreasi So Good Ala Oriental Hidangan Lezat Kala Ramadan

Kembali ke menu Masakan Rumah Khas Ramadhan selama Bulan Ramadan yang jadi perbincangan para ibu-ibu, saya kemudian teringat satu menu yang jadi favorit mama saya yang ada di Malang. Dulu semasa saya kecil, mama sering sekali membuat sop sehat dengan rasa yang lezat dan segar. Sop sehat buatan mama ini punya kekhasan rasa oriental dengan memadukan sedikit jahe dan minyak wijen sebagai bumbu pelengkapnya. 

Di Bulan Ramadan kemarin, salah satu menu Masakan Rumah Khas Ramadhan yang sempat saya buat untuk kerabat yang berbuka di rumah adalah Sup Sehat Wonton Udang. Kebetulan, saya penggemar wonton atau kalau di dalam Bahasa Indonesia disebut pangsit. Untuk praktisnya saya memilih Shrimp Wonton Soup milik So Good yang di dalam kulit pangsitnya berisi udang utuh yang membuat masakan saya terlihat mewah. 

Wonton udang tadi saya padukan dengan Bakso kuah Instant Ayam yang ukurannya besar dan kerasa banget daging (ayam)nya, serta tahu telor udang dan aneka sayuran yang menambah kelezatan rasa dan memenuhi gizi yang seimbang saat berpuasa. 

Tidak disangka, semua yang menikmati hari itu merasa puas dengan hasil masakan saya, ditambah juga kesegaran Sup Sehat Wonton Udang So Good Ala Oriental ini dapat mengembalikan energi setelah seharian berpuasa. 

Yang nggak kalah serunya, sup sehat ini praktis untuk dibuat, tinggal cemplung semua bahan, jadi deh. Benar-benar menghemat waktu dan tentu saja, menghemat biaya juga. 

Nah, buat Foodlover yang penasaran gimana sih cara membuat Sup Sehat Wonton Udang So Good Ala Oriental buatan saya, yuk mari intip bareng bahan dan cara pembuatannya berikut ini:

BAHAN-BAHAN :



1 bungkus Bakso Kuah Instant Ayam So Good
1 bungkus Shrimp Wonton Soup  So Good
Udang, kupas dan cuci bersih
1 bungkus tahu telur rasa udang, potong sesuai selera
Wortel iris sesuai selera
Caisim atau sawi hijau
Oyong, kupas kulitnya, potong sesuai selera
Jamur kuping, bilas dengan air panas, sobek-sobek

Bumbu : 
Bawang putih, cincang halus
Jahe, cincang halus
Lada bubuk
Pala
Garam
Bumbu instant Shrimp Wonton Soup  So Good
Minyak wijen
Margarin untuk menumis
Air matang 

CARA MEMASAK 

1. Tumis bawang putih, udang, dan jahe dengan margarin hingga harum.
2. Tambahkan air kira-kira 500 ml, lalu didihkan.(bisa ditambahkan sesuai volume isian)
3. Masukkan secara bergantian dari bahan yang teksturnya keras, wortel kemudian bakso ayam, oyong, jamur kuping, wonton udang, tahu telur, dan terakhir caisim.
4. Selanjutnya masukkan bumbu instant Shrimp Wonton Soup So Good, bubuk pala, lada bubuk, garam.
5.Koreksi rasa, lalu terakhir tambahkan minyak wijen. 
6. Sajikan saat panas (hangat)



Inilah Sup Sehat Wonton Udang So Good Ala Oriental buatan saya. Siapa yang tahan godaannya? 

Yuk, coba praktekkan resep Masakan Rumah Khas Ramadhan ala saya ini, dijamin semua pasti ketagihan. Jangan lupa gunakan bahan-bahan berkualitas produk dari So Good yang baru-baru ini berganti logo baru dan juga slogan dari  "So Good is Very Good" menjadi "Lebih Baik So Good" dengan kemasan yang juga lebih fresh dan cantik. 






Selasa, 12 Juni 2018

Jalan-Jalan Sore Ke Gresik Demi Sepiring Sego Babat Mbak Merry Kalitutup Yang Fenomenal


Demi apa coba, kalo nggak demi kenikmatan lidah kami rela menembus kemacetan di antara dua kota,Surabaya dan Gresik.  Sebenarnya bukan cerita baru sih, soalnya dari beberapa minggu belakangan ini, salah satu kuliner yang lagi ngehitz di Gresik selalu jadi perbincangan grup WA penggemar kuliner yang awal ketemunya di meet up World Wide Food Crawl , meet upnya para local guides beberapa waktu lalu.


Baca juga : Worldwide Photowalk Meetup Surabaya 2018 : Jalan-Jalan sambil Hunting Foto barengan Local Guides Surabaya di Kebun Binatang Surabaya


Namanya Kedai Mbak Merry. Jualannya sederhana saja, nasi babat. Tapi, buat penggemar babat dan segala macam jerohan (usus dan paru), nasi babat yang satu ini nggak bisa diremehkan begitu saja. Kenapa gitu?


Yuk, ah mari lanjut lagi ceritanya.


Kedai Mbak Merry sebenarnya merupakan warung kaki lima yang berada di Jalan KH Hasyim Ashari 1 Gresik.  Tepatnya sih di Pasar Gresik, sebelah Toko Ladju Dekat Toko Bidadari Kalitutup.  




Setiap harinya, warung yang menampung mungkin hanya sekitar sepuluh orang ini buka dari jam 5 sore hingga habis. Habisnya jam berapa? Itulah dia yang bikin greget, kadang jam 6 sorepun bisa habis loh.. hahaha.. Soalnya begitu warung mulai digelar, antrian sudah mengular. Dan rata-rata pembelian di atas 5 bungkus per orang. 

Bahkan kata Mbak Merry kadang orderan via WA bisa 20-30 porsi per orangnya.. Aje gileee.. 

Jadi, ceritanya setelah berulang kali nggak pernah bisa ikut temen-temen nyobain babat fenomenal ini, suatu sore atas ajakak kak Tatax dan istrinya yang ayu Mbak Nina, kami berdua, saya dan Nico berangkatlah bersama mereka menuju ke Gresik, untuk berbuka puasa di warung ini. 


Biasanya, untuk menghindari macet, temen-temen berangkat dari Surabaya jam 3 sore. Tapi hari itu kami agak kesorean, dan hasilnya memang bisa ditebak, kami kebetheng macet dan nyampe Gresik agak mepet dengan jam buka. Belum lagi, ternyata kak Tatax lupa-lupa inget lokasinya, karena biasanya yang nyetir kak Bud -_- untunglah Nico bisa baca maps, coba kalo saya yang disuruh baca, bukannya nyampe lokasi bisa kebablas sampe Lamongan kali ya.. (oke.. ini sedikit lebay, tapi percayalah bahwa saya gak bisa baca maps itu adalah fakta).


Dan untungnya lagi pas lagi macet kok ada salah seorang kawan yang koar-koar di WA grup kalo lagi di Gresik dan lagi otw ke Kedai Mbak Merry.. Wuah.. pucuk dicinta ulam tiba, nitip pesenlah kami 7 porsi nasi. 4 nasi babat campur (babat, usus, paru) dan 3 porsi nasi babat.

Soalnya kalau nggak nitip, nanti kami harus ambil nomer antrian, yang belum tentu kebagian juga.. (Thanks to Kak Sulung ^^)

Iya, saking antrinya, di warung ini kamu kudu ngambil nomer antrian biar nggak berebutan. Cukup adil juga sih menurutku. 



Wajib ambil nomer antrian dulu yak...

Bisik-bisik tetangga bilang, selain nasi babat yang wajib dicoba di Kedai Mbak Merry ini es temulawaknya. Sambil menunggu pesanan dibuat, kami menikmati segelas es temulawak jumbo yang emang enak ini.  


Kalau dideskripsikan sih, es temulawak ini menurut lidahku kayak ada semriwing dan rasanya perpaduan rasa antara rempah dan... bubble gum !! hahaha.. serius, itu rasa yang ketangkep lidahku, pas tak tanyain ke yang lainnya kok jawabannya enggak ! -_-"  Ya sutralah pokok koyok ngunu kuwi rasaku.. Harganya cukup Rp 6.000 saja. tapi segernya jos pokoknya..



Es temulawak yang rasanya bubble gum 


Foto bareng mbak Nina yang cantik
Sambil menikmati es temulawak yang disajikan tepat saat waktu berbuka puasa, saya melihat aktivitas penjualnya. Jadi, sekumpulan jerohan yang akan kita pesan sudah dibumbui seperti ini terlebih dahulu. Duh belum digoreng aja sudah keliatan menggiurkan ya. 


Babat yang sudah dibumbui dan siap digoreng
Setelah digoreng nantinya jadi seperti ini penampakannya:


Babak yang sudah digoreng dan siap disajikan
Dan disajikannya bersama nasi putih hangat, serundeng kelapa khas Madura, lauk pauk yang sudah kita pilih, timun dan kemangi, serta tak lupa sambal korek khas Madura yang pedesnya sampe ke ulu hati. Nyelekit, bray.. 

Nah, kalau yang ini pesanan saya 

Nasi babat campur yang lauknya terdiri dari babat , usus, dan paru.
Mau nambah lauk juga boleh, tapi yang jelas kalo beli kudu lengkap pake nasinya, gak boleh lauknya aja. 
Seporsi nasi babat campur ini dihargai Rp 20.000. 
Cukup terjangkau untuk lauk yang berlimpah begitu yo?


Nasi babat campur 
Nah, kalau yang nasi babat aja kurang lebih penampakannya begini. Harganya sekitar Rp 16.000 dan masih bisa nambah lauk juga. 


Nasi babat aja
Dan pada suapan pertama, rasanya sudah bisa disimpulkan kenapa temen-temen saya bisa sebegitu "kemedan" alias tergila-gila dengan babat ini. Bahkan, ada yang seminggu dua kali bela-belain ke Gresik demi memenuhi rasa nikmat di lidahnya. 

Duh, kalo kamu tahu ya, ini babat empuk banget. Ditarik langsung maktlunyur gitu. Nggak butuh waktu lama buat mengoyak dengan gigi. Belum lagi bumbunya yang neresep sampe ke dalemnya aduhh enak buanget.. terus makannya sama sambel yang pedes nyelekit itu.. 

Wes pokoknya nggak salah kalau akhirnya babat ini dinobatkan sebagai peringkat pertama babat terenak yang pernah dicoba temen-temen pakar perbabatan.  Nggak rugi pokoknyaa. 

Kalau penasaran, bisa liat vlognya Kak Budiono dan Trio Babat di bawah ini yak :




Jadi, buat kamu yang lagi mudik ke Surabaya dan sekitarnya bisa nih dicoba. FYI, Kedai Mbak Merry ini cuma tutup di hari H Lebaran, besoknya sudah buka seperti biasa lagi..

Daripada penasaran, cobain yuk.

Pasukan hari itu


Kedai Mbak Merry

Jalan KH Hasyim Ashari 1 Gresik.  
Pasar Gresik, sebelah Toko Ladju Dekat Toko Bidadari Kalitutup
Jam buka : 17.00 - 19.00