Jumat, 08 Desember 2017

Tahu Tek Ndublek Purimas Surabaya, bumbunya melimpah ruah




Enam tahun tinggal di Kota Surabaya, ternyata belum bisa mengubah lidah saya yang kental sekali dengan citarasa masakan khas Malang ke kuliner Surabaya yang tastenya lebih kuat .

Salah satu yang saya harus belajar "ngalahi" adalah kefanatikan lidah saya terhadap olahan tahu yang satu ini. Meskipun punya penampilan yang hampir sama, tapi butuh waktu enam tahun buat menyesuaikan rasa dengan selera saya. Yup, Tahu tek khas Surabaya lah yang saya maksud. Tahu tek ini sebenarnya kuliner yang sangat mudah ditemukan di setiap sudut kota, mulai dari gerobakan sampai naik level ke hotel berbintang. Tapi, sayangnya nggak semuanya bisa akrab di lidah saya. 

Maklum, selain tahu lontong khas Malang, olahan tahu model seperti ini dari kota manapun belum ada satupun yang nyantol di lidah. Mungkin yang membuat saya kurang sreg adalah rasa petis dan bawang putihnya yang terlalu kuat, beda sekali dengan tahu lontong Malang yang lebih dominan rasa kacangnya. 


Oke deh, meskipun sudah pernah saya bahas di blogpost lainnya, tapi baiklah sedikit saya ceritakan ulang perbedaan antara keduanya, versi saya. 

Tahu tek khas Surabaya : 

Dari segi bumbu, tahu tek ini lebih dominan petis, ulegan bumbunya lebih halus,  ada kentang goreng, lalu menggunakan tauge kecil yang biasanya dipakai sebagai pendamping rawon, sedangkan 


Tahu Telor / Tahu Lontong khas Malang :
bumbunya dominan kacang dan kecap,  jadi rasa nya cenderung manis , ulegan kacangnyapun lebih kasar. Sebagai pendamping tahu, bisa menggunakan lontong ataupun nasi (jadinya nasi tahu) , yang tidak lupa disertakan acar timun yang manis kecut, lalu ada topping tauge panjang , bawang goreng dan seledri hijau.


Saking fanatiknya sampai kalo lagi pingin olahan tahu ini, kalo nggak males saya bakal uleg sendiri, tapi kalo males, yo wes nunggu mudik Malang dulu.. (segitunya yak..)

Untungnya, tahu tek yang satu ini jadi pengecualian. Namanya Tahu Tek Ndublek. Tahu tek ini lokasinya di deretan ruko-ruko Perumahan Purimas Rungkut yang memang jadi lokasi berbagai makanan enak.  

Asyiknya lagi, dia buka dari siang sampai malam hari, jadi kalo pas kepingin siang-siang nggak harus ngiler nungguin sampe malam. Oh ya, tahu tek ini emang bisa dibilang kuliner malam, soalnya lebih banyak yang jual di malam hari. Dan saya baru inget, dia punya cabang lagi di depan perumahan Purimas yang bukanya malam hari dan katanya juga harganya sedikit lebih murah. (Kapan-kapan tak coba ah)


Tahu Tek Ndublek Surabaya


Nah, buat kamu yang penasaran, ini nih penampakannya: 


Kalo ini tahu telur ya. Sejujurnya saya kemarin salah pesen hahaha. Pada dasarnya saya lebih suka yang original, tapi berhubung badan sudah capek seharian ikut acara bareng temen-temen blogger, saya lupa bilang kalo nggak pake telur. 



Porsinya yang besar, penyajiannya yang bersih, bumbunya melimpah, dan nggak terlalu halus ulegannya. Yang saya suka dari tahu tek ini adalah bumbunya yang nggak terlalu berasa aroma bawang putih dan petis yang menyengat.  Mirip tahu lontong Malang meskipun tetap ada bedanya.


Yang jelas, kalo kamu mampir ke Surabaya, dan pingin nyobain tahu tek dengan bumbu yang nggak terlalu menyengat, bisa mampir ke :

Tahu tek Ndublek
Jl. I Gusti Ngurah Rai Blok E4 No.7, Gn. Anyar, Kota SBY, Jawa Timur 60294
Buka : 12.00 - malam

Minggu, 03 Desember 2017

Ketika Semangkuk Tahwa dengan Kuah Jahe Melawan Dahaga di Teriknya Surabaya


Ketika Semangkuk Tahwa dengan Kuah Jahe Melawan Dahaga di Teriknya Surabaya | pict : nyonyakece.com
Ada yang unik di perkulineran di Surabaya. Biasanya kalau siang sedang terik, paling enak kan makan sesuatu yang dingin dan bikin nyes tenggorokan. Tapi, buat sebagian orang, mereka lebih memilih semangkuk tahwa berkuah jahe yang pedas sebagai pelepas dahaga. Ini juga berlaku buat saya dan Nic yang gampang sekali ngedrop kalo cuaca lagi nggak asik. 

Tauhue (Hanzi: θ±†θŠ±, hanyu pinyin: douhua), di Indonesia lebih umum dikenal dengan nama tahwa atau kembang tahu, adalah sebuah camilan kecil tradisional Tionghoa. Tauhue adalah dialek Hokkian yang lazim dibahasakan di kalangan Tionghoa-Indonesia. Tauhue adalah penganan populer di Tainan, Taiwan.
Tauhue erat hubungannya dengan tahu karena bahan dan cara pembuatan yang hampir sama. Makanan ini juga disebut puding tahu atau puding kedelai. Tauhue sangat populer di Tiongkok selatan, biasanya dihidangkan bersama dengan air gula. Di Taiwan, tauhue biasanya juga dihidangkan bersama kacang merah, air jeruk nipis untuk menambah keragaman rasa. (Source : Wikipedia)

Dan, semangkuk tahwa alias kembang tahu inilah yang selalu menjadi pilihan kami, selama 3 tahun terakhir  ini. 

tahwa yang lembut | pict : nyonyakece.com


Sayangnya sampai sekarang, saya nggak tahu nama bapak penjualnya πŸ‘€


Ketika Semangkuk Tahwa dengan Kuah Jahe Melawan Dahaga di Teriknya Surabaya | pict : nyonyakece.com

Yang, jelas Bapak Tahwa (begitu saja kita sebut) mangkal rutin setiap hari di depan perumahan Penjaringan Sari tepatnya di depan patung polisi Medokan 3 Surabaya.
Gini, gini biar gampang lokasinya setelah Graha YKP Medokan Surabaya. Wes, gitu aja, gampang.

Selain bapak ini sebenarnya banyak penjual tahwa yang lain yang sering ngider di daerah-daerah tertentu yang kadang sulit dikejar ekornya hahaha.. gak bisa dipastiin jamnya sih. Jadi, kami cari yang pasti-pasti aja deh. 


Nah, balik ke menu tahwanya,  kalau saya lebih memilih seporsi tahwa mix, dengan isian kacang koah yang empuk ini. 


kacang koah | pict : nyonyakece.com
Kacang koah yang berasal dari kacang tanah direbus hingga empuk itu tadi dicampur dengan tahwa yang lembut, plus kacang hijau kupas yang juga nggak kalah empuk, dan sebagai pelengkapnya dikasih kuah jahe yang panas dan pedas, plus santan kental. 

Yang saya suka dari tahwa si bapak ini adalah kuah jahenya yang selalu konsisten pedas jadi nggak nanggung buat melegakan tenggorokan. Katanya sih biar pedes gini pake jahe merah, bukan jahe yang biasanya. 

Dan beginilah penampakan tahwa mix saya. Menggiurkan ya? Porsinya juga banyak lho, cukup kenyang juga buat mengganjal perut. 

semangkok tahwa campur | pict : nyonyakece.com

Oh ya, banyak juga yang menjadikan tahwa ini sebagai menu sarapan apalagi ditambah sepotong cakwe goreng yang gurih dan berasa bawang. Nyam.. nyam... Sayangnya, siang ini saya keabisan cakwenya. huhuhu..

Terus, berapa sih harga yang harus dibayar untuk seporsi tahwa yang mengenyangkan ini? Cuma Rp 6.000 aja, Food Lover!!  

Murah kan? Sudah enak, murah, juga mengenyangkan...

Oh ya,  selain di Surabaya, mestinya banyak kok penjual tahwa di kota lain seperti di Malang tapi nggak semuanya juga menjual kacang koah dan kacang hijau kupas.. Bahkan di daerah tertentu di Surabaya juga nggak semua yang menjual versi lengkap seperti si Bapak ini. 

Kalau kamu, Food Lover sudah pernah mencobanya?

Apakah di kotamu juga ada tahwa? 

Sabtu, 02 Desember 2017

Saat Teknologi Rice Cooker Buat Kids Jaman Now Nggak Tahu Cara Masak Nasi Secara Manual

Seriously, saya sebenarnya geli juga saat menulis blogpost ini, tapi kenyataannya realita apapun bisa diubah menjadi sebuah tulisan. ya kan?

Bermula dari keisengan saya ngepost di facebook pas lagi masak nasi dengan cara di-karu. Statusnya sih iseng aja, komen-komennya bikin saya terheran-heran, karena ternyata teman-teman saya yang notabene wong lawas berubah jadi kids jaman now yang nggak ngerti cara nanak nasi secara manual. 

Dan, setelah beberapa komen dengan masih terkikik-kikik, yo wes lah demi kesejahteraan umat, saya tuliskan tutorial cara masak nasi secara manual, buat mengobati rasa penasaran temen-temen yang nggak tahu caranya. 

Tutorial cara masak nasi secara manual #1 : 

Pertama-tama, siapkan beras (sesuai dengan kebutuhan) dalam sebuah wadah.

Tutorial cara masak nasi secara manual  : pict : nyonyakece


Tutorial cara masak nasi secara manual #2: 

Kemudian, cuci beras hingga bersih, seperti biasanya.


Tutorial cara masak nasi secara manual  : pict : nyonyakece

Tutorial cara masak nasi secara manual #3 : 

Setelah itu didihkan air matang secukupnya.

Tutorial cara masak nasi secara manual  : pict : nyonyakece

Tutorial cara masak nasi secara manual #4 : 

Selanjutnya, tuang air panas tadi ke dalam beras yang telah dicuci bersih. Ada teman yang nanya, seberapa banyak sih air yang dipakai supaya takarannya pas. Kalau menurut resep kuno jaman dulu, biasanya menggunakan patokan setinggi 1 ruas jari di atas permukaan beras. 

Tutorial cara masak nasi secara manual  : pict : nyonyakece

Tutorial cara masak nasi secara manual #5 : 

Masak beras di atas api sedang, sambil sesekali diaduk agar tidak menggumpal dan gosong di bagian dasar panci' dan jangan ditinggal-tinggal. ( sebaiknya menggunakan centong kayu agar tidak panas)

Tutorial cara masak nasi secara manual  : pict : nyonyakece

Tutorial cara masak nasi secara manual #6 : 

Masak beras hingga mendidih, jangan lupa tetap diaduk sesekali. 

Tutorial cara masak nasi secara manual  : pict : nyonyakece

Tutorial cara masak nasi secara manual #7: 

Jika air sudah menyerap dalam beras, matikan kompor, dan aduk hingga dasar panci' supaya tidak lengket.

Tutorial cara masak nasi secara manual  : pict : nyonyakece

Tutorial cara masak nasi secara manual #8 : 

Panaskan kukusan.

Tutorial cara masak nasi secara manual  : pict : nyonyakece

Tutorial cara masak nasi secara manual #9 : 

Sambil menunggu, diamkan nasi yang sudah dikaron tadi hingga uapnya menghilang.

Tutorial cara masak nasi secara manual  : pict : nyonyakece

Tutorial cara masak nasi secara manual #10 : 

Kukus beras selama 20 menit atau hingga matang.

Tutorial cara masak nasi secara manual  : pict : nyonyakece

Tutorial cara masak nasi secara manual #11 : 

Jika sudah matang, aduk nasi sekali lagi, lalu biarkan hingga uapnya hilang, dan siap untuk disajikan.

Tutorial cara masak nasi secara manual  : pict : nyonyakece

Taraaaa... 

Nasinya sudah mateng, dan siap disajikan barengan lauk sambel, ikan asin, tempe, tahu.. dan semua yang bikin gak berhenti ngunyah (eh)

Oh ya kalau ditanya apa saya nggak punya rice cooker kok masaknya manual? Punya! Tapi entah kenapa saya lebih suka masak nasi dengan cara manual, di samping lebih awet (kecuali cepet abis) dan nggak cepat basi, masak nasi dengan cara ini katanya juga lebih sehat, Who knows?

Yuk, ah yang kemarin tereak-tereak nggak tahu cara masak nasi secara manual, cepetan dipraktekkin. Musim hujan lampu sering mati, apalagi di Surabaya juga sering banjir. Jangan sampai kelaperan hanya karena nggak bisa "nyetek-in" rice cooker 😝😝 Kalo saya sih emoh..