Senin, 31 Oktober 2016

Trolls (Film) , Kebahagiaan itu Datangnya Dari Hati

Trolls (Film) , Kebahagiaan itu Datangnya Dari Hati: 
Hai, kamu generasi 90-an masih inget nggak kalau dulu jaman - jaman kita remaja, ada satu karakter yang sempat booming dan merchandisenya digandrungi terutama oleh para gadis?  Itu tuh.. si Troll, makhluk kecil dengan rambut jabrik berwarna-warni yang kiyut abis..

Source  : Youtube 


Nah, beberapa waktu lalu saya sempet heboh ketika ngeliat trailernya di bioskop, dan tetiba saya nyadar kalo semua koleksi trolls saya sudah lenyap dimakan usia (baca : ilang)
Emang nggak banyak sih, cuma kalung, beberapa maenan, kertas binder (duilee jadul amat), dan ada satu yang paling saya inget :  Si bandulan kalung troll pink dengan tali kain magenta yang dengan bangganya saya pakai ke sekolah kala itu (hahaha , jaman SMP kalo nggak salah, dan itu sudah dianggap #kekinian)


Source : Vemale.com

Trolls (Film) , Kebahagiaan itu Datangnya Dari Hati : 
Saya kira, film ini bakal tayang di akhir tahun ternyata kok bulan ini sudah maen, dan nggak pake lama, mumpung kami punya tiket buy 1 get 1 free, langsung deh cuss ke CGV Blitz Marvell City dengan sebelumnya sudah booking secara online.



Dan amazing, ketika kami check di self machine, jam tayang itu hanya ada sekitar 10 orang saja yang bakal jadi teman menonton kami hahaha.. apalagi pas kami masuk, lha dalah kok kosong yaa. Nggak heran sih, soalnya sekarang kan lagi booming Dr, Strange besutan Marvell, jadi sepertinya para movie lovers pada belain untuk nonton yang satu itu ( kami sih sudah di hari pertama tayang , emang keren sih)

Tapi, life must go on, meskipun cuma 10 orang kan yang penting jalan terus. Enak nih, sebioskop gede kosong melompong , serasa bioskop pribadi #nyengir


Trolls (Film) , Kebahagiaan itu Datangnya Dari Hati : 
Oke lanjut ke filmnya, dari awal film yang bergenre animasi musikal ini, membuat kami terpukau. Warna - warna ceria yang jadi latar belakang, karakter yang lucu, pemilihan lagunya top abis, dan plotnya yang rapi dan adegan yang lucu bikin mata nggak berkedip menatap layar.





Trolls (Film) , Kebahagiaan itu Datangnya Dari Hati : 
Film yang didubbing oleh Anna Kendrick, Christine Baranski, Zooey Deschanel, Justin Timberlake ini  menceritakan tentang sekumpulan makhluk kecil bernama troll yang selalu bahagia, dan mempunyai hobi menyanyi, menari, dan berpelukan. Mereka tinggal di dalam sebuah pohon Troll di sebuah desa bernama Bergens

Ada satu kepercayaan di desa itu yang meyakini bahwa para penduduknya tidak akan bahagia jika tidak memakan trolls sekali saja sepanjang hidupnya. Dan ritual memakan troll itu akan diadakan pada saat pesta rakyat, dimana koki kerajaan akan mengumpulkan para trolls dan memasak untuk hidangan makan para rakyat. 
Hingga suatu saat ketika waktunya pangeran kecil Bergens memakan troll untuk pertama kalinya, para trolls kabur dan menyelamatkan diri dari ritual ini dan membuat sang koki terusir dari desa tersebut.

Trolls (Film) , Kebahagiaan itu Datangnya Dari Hati : 
Petualangan demi petualangan seru terjadi di saat Poppy (Anna Kendrick) , calon ratu bangsa Trolls ini mengadakan pesta besar - besaran dan menyebabkan tempat persembunyian mereka diketahui koki Bergens yang memang berambisi untuk kembali ke desa itu dan mengambil tahta raja. 
Kedatangan sang koki menyebabkan pesta terhenti dan beberapa troll tertangkap. 
Dan inilah awal petualangan Poppy dibantu dengan si troll murung Branch (Justin Timberlake) dalam usaha menyelamatkan kawan - kawannya. 
Seru yah.. 

Trolls (Film) , Kebahagiaan itu Datangnya Dari Hati : 
Film animasi petualangan ini menyisipkan banyak sekali makna tersirat, dan yang terutama bagaimana kebahagiaan itu datangnya dari hati bukan dari luar diri.
Bagus banget nih, benar - benar menghibur dan menyegarkan dari awal hingga akhir film.
Yang belum nonton, buruan ajak anak, ponakan, pacar, kakek, nenek, bapak, ibu, suami, istri buat nonton .. Nggak rugi deh..







Jumat, 28 Oktober 2016

Potre Koneng Ayam Kremes Madura (Malang), Manjakan Lidah dengan Kuliner Khas Pulau Garam


Potre Koneng  Ayam Kremes Madura (Malang), Manjakan Lidah dengan Kuliner Khas Pulau Garam : Beberapa waktu lalu, saat mudik, seorang kawan mengajak saya dan Nic untuk meet up di salah satu rumah makan, yang letaknya segelindingan dari rumah ortu di Malang.
Yaitu, Rumah Makan Potre Koneng (Lengkapnya sih Potre Koneng  Ayam Kremes Madura) tepatnya di Jalan Dieng No.2A, Gading Kasri, Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65115 

Begitu memasuki bagian dalamnya, suasana tempo doeloe nan homey langsung menyergap pandangan mata saya.





Potre Koneng  Ayam Kremes Madura (Malang), Manjakan Lidah dengan Kuliner Khas Pulau Garam : Dengan susunan yang rapi, meja dan kursi kayu tempo doeloe serta sofa lawas menghiasi rumah makan yang mengusung konsep Makanan Khas Pulau Garam alias Pulau Madura, sesuai dengan daerah asal pemiliknya, rumah makan ini cocok dijadikan tempat untuk makan bersama dan ngumpul bareng keluarga.

Nggak cuma meja dan kursinya saja yang jadul, aksesoris pelengkapnyapun bernuansa jadul, jadi berasa balik ke jaman kecil, rantang kembang - kembang, mug besar, dan berbagai kelengkapan yang menambah kejadulannya.
Bikin betah duduk berlama - lama disana.
Seperti sedang mampir ke rumah nenek saja :D





Aih saya naksir mug sapi ini :D 

Potre Koneng  Ayam Kremes Madura (Malang), Manjakan Lidah dengan Kuliner Khas Pulau Garam : Puas melihat sana - sini, akhirnya kami ngobrol sambil memesan menu yang ada.
Intinya sih, menu yang ada disini adalah menu sambelan khas Madura, dan juga ada beberapa menu tambahan lainnya. 
Karena kawan kami sering sekali makan disini, kami pasrahkan  saja padanya  untuk memesan menu andalan yang ada di Potre Koneng





Potre Koneng  Ayam Kremes Madura (Malang), Manjakan Lidah dengan Kuliner Khas Pulau Garam :  
Dan inilah menu yang dipesankan untuk kami :
 1. Nasi Lodeh Madura Lengkap
Ini enak banget lho, nasi putih , semur  ati sapi yang emfuk , telor separuh, abon asin, sambal, dan tak ketinggalan lodehnya yang enak dengan isian kacang panjang, labu siam, sayur rebung, semangkok besar, Sis !



2.  Ayam Je'pe , ayam yang dijepit dengan tusuk bambu ini, rasanya sih seperti ayam bumbu rujak dengan nuansa rasa manis dan gurih.  Ayamnya sendiri cukup empuk, lalu disandingkan bareng nasi putih bayam krispi dan timun. Sederhana, tapi enak lho.





3. Yang terakhir ini maapkan dengan fotonya yang burem hehehe,
Ini adalah Ayam Bumbu, Kalau kamu pecinta masakan dengan rasa asin , pilihlah ayam bumbu ini.
Tastenya memang sedikit lebih asin dibandingkan masakan lainnya, tapi justru ini yang bikin kangen, bumbu asinnya neresep sampai kedalemnya.





Oh ya ketika kita pesan nasi putih disini, nasinya memang ada campuran jagungnya seperti halnya nasi khas yang ada di pulau asalnya, dan itu menjadi salah satu keistimewaan dari Potre Koneng ini, dan satu lagi adanya bayam krispi di menu ayamnya. Katanya sih, karena orang di Pulau Jawa ini nggak mantep kalo nggak makan nasi bareng kerupuk, supaya lebih sehat bayam yang dibalur dengan tepung krispi ini sebagai gantinya,

Dan, Potre Koneng ini buka dari jam 06.00 hingga jam 21.00 (Senin - Sabtu) lho, Asik ya bisa jadi alternatif ketika bingung cari sarapan, makan siang, atau makan malam.

Sssttt, meskipun rada gak nyambung tapi perlu saya ceritakan juga, kamar mandi di Potre Koneng ini Instagramable dan resik banget, siapa mau foto - foto disini juga boleh hahaha



Rabu, 26 Oktober 2016

Warung Tanpa Nama Seberang RS Mardi Waluyo (Blitar), Mangutnya Bikin Klepek-Klepek

Secara nggak sengaja, saya menemukan warung (tanpa nama) ini ketika menjenguk Alm. Budhe yang kala itu sedang dirawat  di RS Mardi Waluyo Blitar.

Suatu sore, Bulik - adek Mama -  bilang kalau di seberang RS ini ada sebuah warung yang saat sore hari sekitar jam 4 sore, menjual berbagai macam lauk dan gorengan yang menjadi langganannya.  Dan nggak pakai lama, besok sorenya pas kami berdua lapar kepingin ngemil, warung inilah yang jadi jujugan pertama kami. 



Warungnya sederhana saja, non permanen, separuh tripek separuhnya lagi bambu. Letaknya pas di pintu keluar RS Mardi Waluyo , Jl Kalimantan - Kota Blitar.
Meskipun tampak sederhana, ketika menjelang sore sekitar jam 16.00 - 16.30 warung tanpa nama ini mulai diserbu satu persatu pembelinya.
Mulai dari para ibu yang mungkin sudah jadi langganannya seperti Bulik, para pegawai kantoran yang pulang kerja, hingga para bapak yang sekedar cangkrukan sambil ngopi dan ngemil gorengan.



Nggak banyak meja yang disediakan, hanya ada sekitar 3 meja kayu dengan 6 kursi kayu panjang dan beberapa kursi plastik saja, tapi nggak masalah, kebanyakan dari mereka juga beli bungkus kok.

Baca juga seputar : Blitar Kuliner




Di dalam warung, mas dan mbak penjualnya sigap melayani pembeli dengan cepat, mau bungkus lauk, mau ambil gorengan, mau minta minum, bahkan untuk yang makan ditempat. 



Nah, ini yang kami baru tahu, dan bikin saya - yang tadinya cuma berniat cari gorengan - langsung tergoda melihat berbagai macam lauk yang bisa digandengan dengan nasi putih hangat (Lebih tepatnya lagi saya tergoda melihat menu makan yang dipesan seorang bapak) 


Aneka Lauk

Lodeh Tahu dan Telur

Lodeh Sayur
Dan inilah pesanan saya : 
Nasi Mangut Lele dengan Oseng Daun Pepaya.
Seporsi kenyang seperti ini dibandrol dengan harga Rp 10.000,-


Nasi Mangut Lele dan Oseng Daun Pepaya

Serius ! Ini mangut bikin saya klepek - klepek. Lelenya besar, gurih, digorengnya pas, lalu kuahnya aha ! Gurih, sedap, pedasnya sopan, santannya juga kentalnya pas.. waduh beneran ini, sedeppp banget. Kalau dibandingkan dengan masakan sejenis yang terkenal di kota Blitar, saya lebih pilih warung tanpa nama ini.

Gorengannyapun juga nggak kalah enak, nggak serik, rata - rata dihargai Rp 500 -Rp 1.000,- perbuahnya. 

Eh, kalo kesana cobain gandosnya, saya yang belum pernah makan gandos langsung kepincut dengan gorengan yang terbuat dari tepung ketan dan klapa parut ini. Rasanya hampir mirip jadah, tapi lebih lembut, empuk, dan gurih.

Pokoke, semua maknyus .. awas jangan sampai kalap ya :D 

Ini nih si bulet gandos yang bikin klepek - klepek



Senin, 24 Oktober 2016

Rujak Uleg Mbak Mun, Siapa yang Bisa Tahan Godaannya?


Rujak Uleg Mbak Mun, Siapa yang Bisa Tahan Godaannya?
adi ceritanya,  ketika pulang dari Gramedia Cuci Gudang (belum puas kalo belum titik dompet terakhir)

Baca juga : Berburu Buku Lima Ribuan di Gramedia Warehouse Cuci Gudang 2016

Saya dan Nic laper dan sama2 kepingin rujak uleg alias rujak cingur. 
Pas lewat di Jalan Gunung Anyar Kidul 
(Ini adalah jalan tembusan dari Merr menuju Tambak Sumur dan hanya bisa dilalui motor),  kami terhenti pada satu warung bambu bertuliskan Rujak Uleg Mbak Mun.  
Lokasi persisnya sebelum masjid besar,  depan bangunan mangkrak,  kanan jalan.





Rujak Uleg Mbak Mun, Siapa yang Bisa Tahan Godaannya?
Suprisingly,  ketika saya review di grup Surabaya Kuliner,  ternyata rujak uleg Bu Mun ini sudah menjadi langganan banyak orang. 


Source : Surabaya Kuliner (FB)

Rujak Uleg Mbak Mun, Siapa yang Bisa Tahan Godaannya?
Disamping harganya yang murah (Rp 12.000/porsi), rujak uleg yang isiannya terdiri dari berbagai macam buah (nanas,  mangga muda,  bengkoang , kedondong) - - kalau kita pesen yang campur atau bilang saja matengan kalo pesan tanpa buah - ini punya rasa yang konsisten pada bumbu ulegannya yang baru dibuat saat dipesan.




Kekonsistennya adalah bumbu yang pekat,  kental,  gurih,  manisnya pas, serta porsinya yang bisa untuk dua orang,  tidak kalah dengan rujak dengan harga dua kali lipatnya.




Dan tidak mengherankan, meskipun berjualan hanya di warung kecil,  tapi bisa melayani pesanan hingga 600 porsi bungkus!

Amazing ya :D 

Kamis, 20 Oktober 2016

Sop Ayam Babon , Nikmat Segarnya Terbawa Terus

Jujur, hingga detik ini saya nggak pernah yang namanya nyoba sop ayam ala Klaten di tempat lain selain disini.




Setiap kali pingin nyoba, beloknya ya kesini lagi kesini lagi. Padahal jarak ke lokasi lain juga nggak ada bedanya dengan yang satu ini.

Sop Ayam Babon
Sop Ayam Khas Klaten
Lokasinya :
Jl. Raya Klampis Surabaya
Pas bersebelahan dengan Bakso Kepala Sapi

Satu hal yang harus diperhatikan ketika kemari,  adalah parkirnya sulit!
Apalagi untuk yang bawa kendaraan roda empat,  wong kalo lagi full,  motor aja susah mau parkir.
Tapi,  masih banyak jalan menuju Roma alias masih banyak tempat yang bisa dijadikan parkir meskipun harus jalan sedikit.

Yes,  meskipun parkirnya susah,  tapi warung yang satu ini selalu ramai dikunjungi pembelinya. Kalaupun tidak dalam keadaan penuh tapi selalu ada pembeli yang bergantian datang.




Konon katanya,  kelebihan warung yang punya tagline Nikmat Segarnya Terbawa Terus ini,  pada porsi jumbonya.

Kalo di warung sop Klaten yang lainnya menyediakan porsi personal  tetapi disini,  ada porsi untuk 2-3 orang bahkan untuk 4-5 orang dengan porsi kenyang .
Kalo saya sama Nic biasanya order yang sop ayam. 1/2 ekor
Kalo beramai-ramai Orang 4 dengan porsi nambah nambah biasanya kita pesan yang 1 ekor.
Porsinya nggak maen - maen kok,  beneran banyak dan puas.


Daftar menu dan harganya disini ya:







Kalau dari segi rasa sih sebenarnya hanya terasa lada dan garam, tapi entah kenapa rasanya hangat dan segar di badan.
Daging ayamnya sendiri empuk, ganpang prull.
Apalagi disantap bareng nasi putih,  lalu ditambah dengan jeruk nipis dan sambel,  dan jangan lupa krupuknya (gratis,sis)
Oh ya kalau mau nambah sate uritan juga boleh, cara makannya cemplungkan dahulu di kuah panasnya ,lalu santap.
Mantap bener...

Mumpung Surabaya lagi panas, makan siang ini enak disini kayaknya

Rabu, 19 Oktober 2016

Big Bad Wolf Books Surabaya , Serigalanya sudah Melolong di Surabaya

Oh,  God,  kenapa ajang obral buku murah semua di Bulan Oktober ini.. Yang pertama tgl. 7-21 Oktober,  Gramedia dengan Obral Buku 5000annya. 

Baca :
Berburu Buku Lima Ribuan di Gramedia Warehouse Cuci Gudang 2016

Kemudian, besok (hari ini khusus undangan sebenarnya,  tapi ternyata tetap bisa bebas masuk) ,ada : 

Big Bad Wolf Books yang kemudian disingkat jadi BBW. 




Jadi menurut wikipedia,  ceritanya BBW ini adalah :


"Pesta jualan buku Big Bad Wolf ialah satu pesta jualan buku terbesar di Malaysia yang menawarkan potongan harga buku dari 75% hingga 95%. 
Pada mulanya BBW diadakan  di tahun 2009  oleh pemilik kedai buku BookXcess, Andrew Yap dan pasangannya Jacqueline Ng. 
Pada tahun 2012-2015 ia telah dijalankan di di Pusat Pameran dan Konvosyen Antarabangsa Malaysia (MIECC), Kuala Lumpur dengan 3 - 3.5 juta buah buku dan majalah untuk dijual. Kebanyakan buku yang dijual adalah buku berbahasa Inggris.
Big Bad Wolf menggunakan tema di dalam cerita dongeng si kecil pemakai tudung merah(Little Red Riding Hood) dengan menjadikanserigala di dalam kisah itu, iaitu Big Bad Wolf, datang 'menyerang' dan 'menculik' buku-buku di luar negara dan kemudian singgah di Malaysia. Oleh kerana buku-buku itu 'diculik', ia dijual dengan harga murah."

Oh ya,  di Indonesia setelah Tangerang,  kotaku tercinta Surabaya (ciyee yang sudah punya KTP)  kebagian menikmati Surganya Buku ini 

Surga?  Iyaaaa,  surga buku yang jumlahnya jutaan ini,  bikin semaput dan lapar mata buat pecinta buku. 





Saya aja yang sebenernya bukan penggemar buku import (karena bahasa inggris saya payah),  excited begitu melihat buku kesayangan saya dalam versi aslinya ada disini 
(Enyd Bliton,  Sophie Kinsela,  dll),  dan kebanyakan dalam bentuk hard cover (hiks) 








Dan,  karena misinya cuma liat liat dan membelikan si Winda buku titipannya,  ya saya fokus aja sama listnya,  dan jreng..  Dia gantian yang nggak fokus,  ketika saya fotokan buku - buku favoritnya :))









Dan,  memang,  kalo nggak disetop,  belanja buku ini bikin gelap mata pecintanya,  seperti para ibu ibu yang membeli hingga bertroli - troli. 




(Sstt..  Banyak juga yang membuka penawaran sebagai Jasa Titip Beli Buku dengan harga tambahan per pcsnya) 




Apa sih yang terekam di BBW di Pre Sale hari ini :

1. Seharusnya Buka dari 20 -31 Oktober,  nonstop 278 jam,  tapi hari ini sudah terbuka untuk umum

2. Pembayaran bisa melalui apa saja, terutama untuk Kartu Kredit kecuali AmEX dan BCA,  sedangkan debet hanya bisa  Debet Mandiri (sponsor utamanya,  sis) 

3. Maksimal Pembayaran tunai di beberapa kasir hanya Rp 150.000, kalo belanja lebih dari itu akan dipecah nota

4. Untuk harganya,  antara puluhan hingga ratusan ribu, banyak menyangka harganya seperti obral buku kemarin, jadi jangan salah ya. Ini buku import, mulai 20.000an, dan untuk penerbit. Lokal hanya penerbit Mizan mulai 10.000an.

5. Di dalem ruangan,  adem jadi nggak perlu kuatir pingsan kecuali pingsan liat total pembelian :))

6. Buku - buku sudah diklasifikasikan berdasarkan kategori,  better ngecek di webnya saja dulu,  supaya memudahkan pencarian. 

7. Hari pertama ini parkiran mobil full,  sampai ada yang parkir di lokasi yang jauh,  mending naik taxi,  uber,  atau yang lainnya.

8. Disediakan tenant makanan,  jadi nggak perlu kuatir kelaparan , tapi yang pasti nggak 24 jam ya.
Saya tadi nggak sempet mampir, ada tugas Negara hehe

9. Kalau bawa anak kecil,  pastikan jangan sampai lepas ya,  agak berbahaya karena troli berseliweran kesana kemari. Better bawa stroller  deh,  cari amannya saja. 

10. Selain buku juga ada, misalnya box set lego yang dijual hanya Rp 200.000an




11. Ada juga dijual berbagai poster dan tin kaleng,  beli lima gratis satu cyin,  harganya satu Rp 210.000

12.Ada pemeriksaan di pintu keluar,  jadi jangan bawa buku dari luar

13. Oh ya,  suasananya lebih kondusif dan jelas tampak lebih sopan dan teratur dibandingkan dengan obral buku sebelumnya yang saling dorong dan sikut sana sini

14. Awas kalap :))




So,  masih  mau nggak dateng? 
Lho,  kesempatan langka ini
Biar gak beli yang penting hepi :))
Kalau saya hari pertama cukup ini dulu,  rasanya saya masih merindukan kembali kesana lagi :))



Btw,  yang mau voucher uber free ride Rp 25.000, sekali jalan bisa masukkin kode voucher ini ya :))




Senin, 17 Oktober 2016

Pempek MM ( Murah Meriah) - Bratang Surabaya , Pempek Murah, yang Rasanya Meriah

Pempek MM ( Murah Meriah) - Bratang Surabaya , Pempek Murah, yang Rasanya Meriah :  Awalnya saya underestimate terhadap Pempek ini, setiap lewat lokasi, cuma nengok aja, tapi untuk membelokkan motor kesana, kok rasanya ragu.
Apalagi, biasanya sejak di Surabaya ini, pempek kesukaan saya adalah Nyonya Kamto yang pempeknya gurih, atau kalau nggak, biasanya ngemil Pempek Farina yang cukonya legit, di mall -mall.

Dan suatu siang, sepulang menjenguk teman di Rumah Sakit daerah Nginden, dan kebetulan kami melewati daerah Bratang, si Nico tetiba membelokkan motornya ke lokasi pembek ini. 

Pempek Palembang MM (Murah Meriah)
Lokasinya di : Ngagel Rejo Kidul 39 Surabaya
Buka dari jam 10 pagi - hingga malam







Pempek MM ( Murah Meriah) - Bratang Surabaya , Pempek Murah, yang Rasanya Meriah :  Tempatnya bersih, menggunakan bagian depan sebuah rumah yang dijadikan tempat untuk meja makan dan sekaligus area sajinya. Nggak besar, cuma ada sekitar 3-4 meja, yang masing masing dilengkapi dengan 4 kursi plastik. Tapi yang jelas tempatnya bersih, rapi, dan sayangnya, karena tidak dilengkapi kipas angin, jadi lumayan panas kalau kesana siang hari. 



Pempek MM ( Murah Meriah) - Bratang Surabaya , Pempek Murah, yang Rasanya Meriah : Area untuk menyiapkan pesanan juga bersih, dan tertutup dengan tirai, jadi aman dari gangguan lalat nakal . Disana ada berbagai macam pempek besar dan kecil yang masih mentah, yang bisa kita pilih sendiri untuk dibantu goreng oleh penjualnya serta berbagai kondimennya.

Semua pempek kecil  harganya Rp 3.000, dan kapal selam jumbo Rp 10.000
Jangan lapar mata kayak kami yah, saya rasa 3 - 4 pempek kecil  atau 1 pempek besar sudah cukup untuk 1 orang (kemarin kami pesan 3 pempek kecil plus 1 pempek kapal selam jumbo masing - masing untuk 1 orang, dan hasilnya.. #kekenyangan, Sis T.T )






Pempek MM ( Murah Meriah) - Bratang Surabaya , Pempek Murah, yang Rasanya Meriah : Proses menyiapkan hingga menyajikan kira - kira sepuluh menit, dan ketika pesanan datang, rontok sudah penilaian awal saya.  Pempeknya gak murahan, jek!
Pempeknya datang dengan cantik, dipisahkan  di piring tersendiri, sedangkan di piring lainnya, ada  kuah cuko, mie kuning dan irisan timun yang semuanya fresh ! (#ngelap iler lagi pas nulis T.T)




Pempeknya sendiri renyah, bersih, dan kerasa ikannya
Cukonya? Bahhhh.. Pekat, kental, asemnya pas sesuai dengan lidah saya 
Mie kuning dan timunnya, fresh.  Sulit dipercaya kalo ini seharga Rp 3.000
Apalagi yang pempek kapal selam, ketika telor dan kuahnya bercampur, wihhh bikin lidah bergoyang goyang hahaha..



Pempek MM ( Murah Meriah) - Bratang Surabaya , Pempek Murah, yang Rasanya Meriah : Pada intinya sih, saya akan datang kembali untuk pempek ini, apalagi sekarang di depan warungnya ada Es Campur Pacuan Kuda yang terkenal. By The Way, di daerah Barata - Ngagel Rejo - Bratang banyak sekali lho kuliner yang bisa dieksplorasi dari pagi hingga malam hari bahkan di tengah malam. Nanti lah kapan - kapan akan saya review lagi untuk kuliner daerah Bratang..Kali ini, selamat ngiler liat pempek Murah, yang rasanya Meriah ini ^^