Jumat, 17 Juni 2016

Wisata Kuliner Blitar - Tahu Lontong dan Es Ronde RAMAHAL - Jalan Cokroaminoto



Kenapa Ramahal (Ora Mahal) ? 
Begitu tanya seorang kawan ketika saya mereview kuliner ini di Facebook . 
Ya dengan dongkol sih saya jawab "Karena Murah " hahaha.. pertanyaan yang nggak perlu dijawab sebenarnya, tapi bener juga sih kalau dipikir - pikir, kuliner di Blitar ini cukup murah terutama jika dibandingkan dengan kuliner yang ada di Surabaya (Ya jelas lah ..)

Dan, hari pertama ketika kami sampai di kota ini, tujuan pertama adalah Tahu Lontong dan Es Ronde Ramahal yang letaknya di Jalan Cokroaminoto Blitar. Jam bukanya diatas jam 5 sore - malam.

Jujur nih, selama 4 tahun sliweran di Blitar, saya kok nggak bisa cocok dengan Tahu Lontong khas Blitar ini yah :(, tapi anehnya setiap tahun selalu ngajak untuk mampir untuk sekedar mengetest apakah tahun ini selera saya berubah terhadap kuliner yang satu ini . hahaha.. Gak jelas banget ya?


Kalau pesanan saya ini nasi tahu :) 



Baca juga : Mengurus Surat Pindah KTP Berbonus Liburan ala Nyonyakece

Berbeda dengan olahan tahu di kota lain, nasi tahu atau tahu lontong khas Blitar ini, bumbunya hanya kecap dan petis lalu kacang tanahnya ditaburkan bukan diuleg seperti tahu tek Surabaya atau tahu lontong Malang

Kalau penyajiannya sih sama saja, tahunya dipotong kecil dan tidak lupa disajikan bersama taburan Brambang goreng dan daun Brambang lalu tauge pendek atau biasa disebut capar, dan krupuk pasir.
Enak sih sebenarnya, simple saja rasanya, tapi kalo untuk lidah saya kok rasanya cuma makan nasi dengan tahu goreng dan kecap. Kurang kaya rasa . (pendapat pribadi lho ini)

Nah kalo menurut saya, yang unik tuh justru Es Ronde - nya. Kalo biasanya ronde disajikan panas - panas, nah kalo ini malah disajikan dingin . Unik tapi seger banget, apalagi ketika perpaduan panasnya jahe dan segarnya es sirup mengalir di tenggorokan.. wow.. badan jadi terasa hangat lho..Oh ya kalau di Surabaya, wedang ronde kan isinya macem - macem , ada yang pakai degan (kelapa muda) , kacang, kolang -kaling, dll, tapi kalo disini isinya cuma ronde bulet dan kacang bawang. Sederhana sekali, kan?

Selain ronde  masih ada banyak pilihan kudapan lain seperti kolak roti, es dawet, dll 

Es ronde yang unik tapi menyegarkan
Kalau mo cemil - cemil jajanan lawas sembari menunggu tahu lontong dan es ronde disiapkan juga ada lho .. dan menurut Nico, sejak puluhan tahun lalu menunya nggak pernah berganti dan bertambah , cuma 3 macam saja  : tetel / jadah (bakar/ tidak) , kue wajik, dan tahu petis hahaha.. 

Wajik gurih warnanya mengingatkan saya pada Hulk :)

Jadah atau tetel bakar ini enak juga lho, aroma sangit bakarannya membuat semakin gurih rasanya

Dan kembali ke nama Ramahal, malam itu pesanan kami 2 es ronde dan 2 tahu lontong dan 2 jadah bakar totalnya Rp 26.000 saja, kira - kira sih untuk seporsi tahu lontongnya 6000an, rondenya 5000an, dan jadahnya 2000an

Ramahal kan? 


0 komentar:

Posting Komentar