Rabu, 30 Desember 2015

Loko Cafe Gubeng Baru , Tong Seng Bebeknya Ajib (Surabaya)

Sudah lama sebenarnya saya tahu tentang Loko Cafe Stasiun Gubeng Baru ini, tapi setiap mau mampir kok nggak kesampaian terus, sampai akhirnya kemarin sore, saya dan Nic balik dari Malang, dan disambut hujan badai di Surabaya. 
Ngeliat hujannya yang sangat deras, dan nggak mungkin reda dalam waktu dekat, kami berdua memutuskan untuk mampir ke kafe ini untuk berteduh.

Eh, ternyata kafenya asik juga nih. Memang sih, nggak terlalu besar, tapi suasananya sangat nyaman, tenang, dan bersih.
Kalau kamu kebetulan lagi bawa barang banyak, pelayannya akan mengarahkan untuk menitipkan barang bawaan kita di area dekat pintu masuk.


Kalau bawa barang , titip disini ya | doc pribadi : @nyahkece
Nggak heran sih, karena area makannya cukup sempit, kalau kita bawa barang seabreg pasti nggak nyaman kan ya?
Loko Cafe ini terletak di Stasiun Gubeng Baru, jadi dari loket depan masuk saja lalu belok kiri sampai melewati Zone Tunggu 3. Kalau kamu bukan penumpang, tapi sekedar pingin main kesana, bisa kok, karena lokasinya nggak perlu melewati pos pemeriksaan tiket.


 
doc pribadi : @nyahkece
Kalau mau rame rame bisa pilih area ini (doc pribadi : @nyahkece)
Begitu duduk, pelayan yang ramah ramah ini akan membantu kita untuk melakukan pemesanan. Menunya ternyata sangat beraneka ragam, mulai dari makanan ringan (snack), menu utama, aneka dessert dan minuman.Untuk kelas kafe apalagi ada di stasiun, harga yang ditawarkan cukup terjangkau, mulai Rp 15.000 untuk makanannya dan Rp 6.000 untuk minumannya. Menu utama yang ditawarkan lebih dominan ke Masakan Jawa Timur, seperti aneka olahan bebek khas Surabaya, lontong kikil, rawon, dan nasi goreng.

Saat membaca menu, saya langsung tertarik untuk memesan Tongseng Bebek seharga Rp 27.000 (exclude pajak)
Tongseng bebek ini adalah campuran dari daging bebek suwir yang dioseng dengan sayuran (kobis, tomat, dan cabe) lalu dipadukan dengan kuah gurih kental dan disajikan bersama nasi putih.
Lha, ketika datang kok porsinya jumbo boo.. saya dan Nico sampe melongo dibuatnya.
Tongseng Bebek ini porsinya jumbo (doc pribadi : @nyahkece)

Disajikan dalam mangkok diameter 18 cm , dan dengan panas maximal sesuai request saya, tongseng bebek ini benar benar ajib ! Potongan daging bebeknya lumayan banyak dan empuk, sayurnya juga matang sempurna tapi masih fresh dan kressh.
Yang istimewa ini kuahnya, sangat creamy dan hampir bisa dibilang milky
Saya suka saya suka saya suka sampai tetesan terakhirnya.
Dan yang pasti tongseng ini nggak mampu saya habiskan sendiri hehehehe,
jadi kalau pingin diet, pesan satu saja, untuk berdua (bukan irit, tapi percaya deh dengan saran saya )


Dengar bocoran dari beberapa teman, zuppa soup, rawon iga dan lontong kikilnya juga direkomendasikan. Jangan lupa ya, rawonnya juga dalam porsi jumbo :D
Kalau kamu bepergian melalui Stasiun Gubeng Baru, cobain deh, nggak akan kecewa, kalau saya? pasti akan balik lagi ke tempat ini :)



Rabu, 23 Desember 2015

I'll be home for Christmas, (but without you)

Pagi ini saya terbangun, lalu berkemas untuk mudik ke Malang naik kereta Bima jam 06.20 nanti. Tiket sudah di tangan sejak seminggu yang lalu. Yay.. I'll be home for Christmas, sama seperti tahun tahun sebelumnya, setiap Natal, kami, Saya dan Nico selalu merayakan Natal di rumah orangtua saya di Malang.


Image taken from here


Biasanya kuliner yang ngangeni di Hari Natal adalah Pastel Tutup buatan Emak (mamanya papa) , tapi beberapa tahun terakhir ini juga sudah jarang, karena emak sudah nggak kuat dengan semakin bertambahnya usia beliau (88 tahun boo) 


Tapi,  tahun ini dan tahun tahun yang akan datang, saya akan merindukan lebih dari sekedar pastel tutup. Saya merindukan PAPA ! Biasanya, kalau saya mau pulang seperti ini semalam papa pasti telepon, memastikan saya naik kereta jam berapa, lalu pagi ini papa akan kembali telepon "Wes di stasiun? Nanti jam berapa sampai? Tak jemput ya, tungguen" . Berhubung belakangan kondisi papa tidak sehat, saya sering menolak untuk dijemput, toh kereta saya pagi dan angkot juga masih ada. Kalau sudah begitu kami pasti ribut ribut kecil .Ah, papa meskipun saya sudah menikah, kadangkala papa tetap memperlakukan saya sebagai putri kecilnya #mewek

Hiks, pagi ini saya rindu telepon itu, saya rindu perdebatan kecil itu, saya rindu dijemput papa di pintu depan stasiun, di tengah keramaian penumpang yang turun, papa selalu bisa menemukan saya, dan berteriak "Lia, lia" .. dan papa tersenyum, lalu saya cium pipi papa.
Pagi ini saya merindukan teriakan itu, saya rindu pipi itu.

Pa.. saya rindu , pagi ini saya pulang ke Malang, saya pulang untuk Natal tapi tanpamu di kota itu :( Pa.. saya rindu ...
Mudik kali ini sekaligus untuk mengenang 40 hari berpulangnya papa, 26 Desember 2015
|Doc Pribadi : @nykece_


I'LL BE HOME FOR CHRISTMAS 
(Michael Buble)
 I'll be home for Christmas
You can count on me
Please have some snow and mistletoe
And presents by the tree

Christmas eve will find me
Where the love light gleams
I'll be home for Christmas
If only in my dreams
If only in my dreams



Surabaya, 23 Desember 2015



Menuju Kota Malang


Selasa, 22 Desember 2015

I LOVE YOU , MOMS(EVERYDAY..EVERYTIME)

Bukan latah latahan untuk menuliskan sesuatu yang berbau Hari Ibu, tetapi di hari ini, saya cukup bahagia bisa mengucapkannya secara langsung ke dua mama terhebatku.
Mamaku yang biasa kami bahasakan sebagai Oma, dan Mama Nico yang biasa kami panggil Granny 

Pagi ini saya menelepon Oma dan mengucapkan "Ma, selamat hari ibu ya, sehat terus ya ma.." dan seperti biasa nada riang mama menjawab " makasih ya , nduk , mama hari ini mau ke dokter, waktunya kontrol , badane juga agak gringingan ( kesemutan)  bla bla bla " Rasanya nyes ya ndenger mama masih bisa bernada riang sepeninggal papa 30 hari lalu #mewek
 
my mom (oma) | doc pribadi : @nykece_

Dan tadi pagi juga ,  saya sms Granny mengucapkan hal yang sama, dan beliau mengatakan kebahagiaan beliau adalah melihat saya dan Nic bahagia rukun dan damai yang tulus .. hiks.. saat saat berat yang kami alami dan seringkali kami terlibat dalam perdebatan, lalu menerima pesan seperti itu, rasanya pingin #mewek lagi :(

 
my mom (granny) | doc pribadi : @nykece_


Iya, sekarang saya cuma punya 2 mama yang jadi tumpuan hati saya, yang harus saya jaga Meskipun  tidak dipungkiri , saya dan mama oma kadangkala sering silang pendapat, memang dari kecil saya lebih dekat dengan alm. papa, tapi sejak papa pergi rasanya saya seperti punya kewajiban menggantikan papa untuk menjaga mama.

Sehat terus ya , moms.. supaya bisa menemani kami terus sampai kami bisa membuatmu bahagia

I love you moms, everyday , everytime :) 


Peluk sayang, 


Anakmu 

Selasa, 15 Desember 2015

Kafetien 88 (Surabaya), Membuat Saya Jatuh Cinta pada Pandangan Pertama

Minggu siang tetiba ada celetukan komentar di akun facebook saya 
"Ning Cece, ayo kulineran, ajak temen temen lainnya yuk " dan singkat cerita, akhirnya setelah semua kehabisan ide kemana, saya mengusulkan ke Kafetien 88 (Kopitiam 88)  yang terletak di Ruko Central Park AA-06 Raya Mulyosari Surabaya

Sebenarnya, sudah lama saya kepingin kesini, membaca beberapa review tempat ini, dan akhirnya hari ini terkabul juga kesini, padahal lokasinya nggak jauh dari rumah lho..emang kudu cari hari baik kali ya ..hahaha.. dan ....
Supringsingly !! Saya jatuh cinta pada pandangan pertama..
Tampilan depannya, jadul banget kan (doc : @nykece_)


Kafetien 88 ini awalnya bernama Kopitiam 88, tapi karena nama "Kopitiam" sudah dipatenkan, maka namanya berubah menjadi Kafetien 

Penampakan depannya saja sudah buat saya jatuh cinta, dengan nuansa tempo doeloe di sekitarnya yang terdiri dari jejeran ruko-ruko, kafetien ini tampak homey banget.

Masuk ke dalam semakin membuat hati ini bergetar (hahaha lebay)


Ada radio dan iklan jadul (doc : @nykece_)
 
Botol minuman dijejer di pinggiran tembok (doc : @nykece_)
Kursinya terdiri dari sofa yang nempel di tembok dan kursi besi setengah punggung dengan kapasitas mungkin sekitar 25-30 orang di lantai 1 (ada lantai 2 sih tapi nggak sempat nenggok kesana), nuansanya redup redup gitu deh, jadi berasa tempo doeloe dan syahdu..hihihi..

Karena niatnya mau kulineran, jadi nggak cuma satu tempat , dan di perhentian pertama ini, jelas nggak boleh kenyang dong, pilih pilih akhirnya kepilih menu NASI HOREY, nih penampakannya : 
Nasi Horey, disantapnya rame rame (doc pribadi : @nykece_)

Huihh terasa "penuh" sekali ya penampakannya :D
disebut nasi horey , karena disantapnya rame rame dan berasa horey horey kali ya (apaan sih hahaha)
Menu ini bisa untuk 3-4 orang dengan kapasitas makan yang biasa saja, etapi cukup untuk ngganjel kok.Beneran. Perporsi isinya terdiri dari: Nasi putih , Soto Ayam , Kare Ayam
Oseng Telur , Ayam.Goreng,Bakwan Jagung, Tempe Bacem , Empal Suwir,Pecel lengkap dengan peyeknya, Sayur Asem. Harga Rp 85.000/porsi
  Menu lain yang saya pesan, pisang bakar caramel keju (Rp 10.000) dan Es Teh Tarik Malaka (12.000) , jadi es teh tarik ini menggunakan gula merah sebagai campurannya. Enak sih, tapi better order yang biasa aja, terlalu dominan gula merahnya, sensasi teh tariknya kurang terasa 

Pisang Bakar Caramelnya, enak lho (doc pribadi : @nykece_)
 Pokoknya dengan tempat yang cozy dan pilihan menu yang cukup banyak , serta harga yang ekonomis (Snack harga mulai Rp 9.000) tempat ini sangat layak untuk dijadikan tempat ngumpul atau sekedar curhat curhat manja

Oh ya, jam buka kafetien 88 ini, mengikuti pola depot depot lama, yang menyelipkan jam istirahat di tengah jam operasionalnya, last order sesion pertama jam 13.00 , jadi perhatikan jamnya ya kalau mau kesana : 

Jangan sampai salah ya (doc pribadi : @nykece_)
 
Kafetien 88 ini, wajib dikunjungi lagi, lagi, lagi, lagi.. 
Seperti orang yang sedang jatuh cinta, ngangeni banget nih tempat 
Jadi, kapan kamu kesana bareng saya?
Tim Sapu Jagad Kuliner hari itu (doc pribadi : @nykece_)