Jumat, 09 Oktober 2015

Sun Life: Yuk, Mapan Secara Finansial !

Image taken from here




Tanggal 11 September kemarin, saya dan beberapa kawan dari Komunitas Blogger Surabaya, menghadiri satu event keren persembahan dari Sunlife Indonesia, dengan tajuk "Yuk, Kelola Keuangan dengan Bijak"
Bertempat di Artotel Surabaya , event dengan tagline #lebihbaik  ini diikuti lebih dari 50 peserta, yang awalnya penasaran, bagaimana sih cara mengelola keuangan itu.

Sebagai Pembicara, hadir  Pembicara Kondang Alviko Ibnugroho yang selama kurang lebih 2 jam
membuat kami terpukau dengan materi tampak sederhana, tapi ternyata adalah hal hal yang
Catet dengan huruf tebal . PENTING !!

Sebagai pembuka, hadir Ibu Sherly J , Head of Marketing PT Sunlife yang memperkenalkan tentang visi misi perusahaan ini.
PT Sunlife sendiri berdiri sejak tahun 1865 di Kanada, dan saat ini telah hadir di tujuh negara yaitu Hongkong, Vietnam, China, Indonesia, Malaysia,Filipina, dan India
Dengan misi sebagai pemimpin finansial yang baik dengan memfokuskan diri kepada nasabah,
PT Sunlife mempunyai prioritas utama membentuk Most Respected Agency dan menjadi 10 besar perusahaan asuransi terbesar di Indonesia.

Sesi berikutnya, Bung Alviko menceritakan  tentang 3 Fase Kehidupan secara Finansial dan Renungan Masyarakat Indonesia tentang Kondisi Finansial


Doc pribadi : @nykece_
.
Fase Pertama : usia 20 -25 : punya waktu tetapi sedikit uang
Fase Kedua :  usia 25 -35 :   punya waktu dengan sedikit lebih banyak uang
Fase Ketiga : usia 35 - 50 :  punya sedikit waktu dan banyak uang

Dari ketiga fase tersebut muncullah Dosa Dosa Keuangan  dan Solusi yang dibahas secara detil, dan membuat kami ternganga oleh hal hal yang sama sekali tidak terpikirkan sebelumnya.

Berawal dari Kurang Bijaknya kita secara Finansial. jika terus kita biarkan akan semakin sering berulang dan akhirnya memunculkan Dosa Finansial itu tadi.

Ada beberapa Dosa Dosa Keuangan (dan Solusinya) yang harus benar benar kita perhatikan, jika tidak ingin keuangan kita di masa depan menjadi lebih tidak terkontrol.

Dosa 1 : Terperangkap dalam Mitos Masyarakat
misalnya adalah bagaimana masyarakat berpikir menjadi karyawan itu lebih baik .sehingga bagi sebagian orang tidak peduli bahwa profesi khusus itu adalah hobi bukan profesi yang menghasilkan kemapanan finansial
Solusinya untuk menjadi #lebihbaik, patahkan mitos itu dan buang jauh jauh pemikiran itu.

Dosa 2 : Masyarakat cenderung memilih untuk Buta Finansial
Why? Masyarakat tidak punya waktu untuk memahami apa sebenarnya masalah finansial
Itu bisa disebabkan karena bagi sebagian orang menganggap bahwa masalah finansial adalah hal yang kurang menarik (Saya termasuk dalam golongan ini .. :( )
Solusinya mudah : Luangkan waktu sejenak untuk membaca sesuatu tentang "uang" dengan demikian Anda dapat mulai berbicara tentang keuangan dan mulai pada tahapan "Meng-Gaji diri sendiri" sehingga Anda dapat menghargai diri Anda sendiri

Dosa 3 : Manusia cenderung berjuang demi bertahan hidup, bukan demi keinginan hidup (Yak, saya lagi ini :( )

Hal ini disebabkan oleh perbedaan antara kebutuhan hidup dengan keinginan hidup.
Solusinya : Untuk itu Anda harus berbicara mengenai pemahaman finansial dan berani mengambil resiko ,  dengan orang terdekat Anda, yaitu dengan suami/istri.
Sehingga dengan begitu Anda berdua dapat membangun mimpi yang sama yaitu kehidupan yang lebih baik secara finansial.

Doc pribadi : @nykece_

Dosa 4 :  Tidak menerapkan target finansial 
Yang menyebabkan kebingungan menetapkan prioritas finansial (Saya lagi ..huhuhuuh)
Solusinya :
Skala Prioritas dalam mengatur keuangan sangat penting.
Karena seringkali keinginan besar, tetapi kemampuan tidak besar.
Untuk itu buatlah target finansial dalam step step kecil.

Dosa 5 : Tidak Menggunakan Uang dengan Bijak
Nah Nah nah.. kalo yang ini pasti semua pada ngerasa tersindir nih , karena mayoritas dari kita sering menggunakan uang dengan tidak bijak tanpa disadari.
Apa sih yang menyebabkan kita masuk menjadi kriteria ini?
-  Membelanjakan uang untuk pelipur lara
- Membelanjakan sesuatu karena dorongan emosi
- Belanja untuk menebus rasa salah
dan yang terakhir - Terperangkap Obral

Well,  kita saya banget ini. apalagi yang namanya cewek kalo sudah dengar dan lihat yang namanya OBRAL. pasti cenderung "menciptakan kebutuhan"
Lalu, apa nih Solusi - nya : 
Pertama :  Gunakan uang tunai
Kedua : Gunakan konsep MBA , lho apa itu MBA , ternyata Management By Amplop , artinya kita memilah milah mana kebutuhan kebutuhan pokok kita ke dalam amplop amplop
Ketiga : Jangan Belanja Ketika Emosi tidak Stabil
Keempat : Buat Daftar Belanja

Dosa 6 : Tidak Menetapkan Anggaran 
Solusi : Buatlah prosentasi Anggaran


Doc pribadi : @nykece_


Dosa 7 : Tidak melakukan Investasi
Solusi : Berinvestasilah sebanyak Mungkin !!
dengan memiliki Aset sebanyak mungkin, anda akan mendapatkan ketenangan dan membentuk kemapanan di masa depan,


Wah, ternyata hal yang kita anggap nggak penting selama ini, termasuk Dosa Dosa Finansial dan membuat kita tidak bijaksana (secara finansial)  ya.

Kalau kamu, ada berapa dosa finansial yang kamu anut?

Tenang.. tadi kan sudah saya jabarkan tentang solusinya, jadi mulai sekarang bisa segera mengubah gaya hidup finansial kita sebelum terperosok dalam jurang yang lebih dalam..

Pingin mengubah hidup Anda menjadi Pribadi yang Mapan secara Finansial?

Sukses Anda = Sukses Keluarga !!

Doc pribadi : @nykece_





Nb : Ditulis dalam rangka Lomba Menulis Jumpa Blogger Sunlife
(Surabaya)

0 komentar:

Posting Komentar