Minggu, 27 September 2015

[Resep] Mendhol, Olahan Tempe Khas Kota Malang

Sabtu kemarin, saya dan Nico kedatangan eks teman kantor Nico, nggak banyak sih cuma ber 4, tapi senengnya seharian ..
Nah, karena mereka ini dulunya kalo saya bawain bekal makan siang buat Nico , mereka pasti doyan dan seringkali minta dibuatin
Salah satu masakan yang mereka suka adalah MENDHOL !!


Doc Pribadi : @nykece_

What? Apa itu mendhol?

Kalau saya mendefinisikan ala saya, :
"Mendhol adalah Olahan Tempe Khas Kota Malang yang diolah dengan cara dihancurkan lalu dicampur dengan bumbu lengkap, lalu dibentuk bulatan dan sebelum digoreng melalui suatu proses fermentasi sehingga menghasilkan cita rasa yang khas "
dan apa sih sebenarnya definisi mendhol menurut Wikipedia?




"Mendol adalah salah satu makanan khas Jawa Timur (selain rawon dan tempe kacang). Makanan ini terbuat dari bahan dasar tempe kedelai juga. Tempe mendol ini banyak ditemukan di daerah Malang baik untuk lauk maupun dimakan sebagai jajanan.

Tempe ini berwarna kehitam-hitaman karena dibuat dari bahan tempe kedelai yang sudah agak basi (baca: tempe bosok)

Bahan utama Mendol adalah tempe Malang yang berbentuk blok. Bumbunya yaitu kencur, bawang, brambang, ketumbar, jeruk purut,garam dan sedikit gula putih, cabe besar merah secukupnya dan cabe rawit kecil bagi yang suka pedas. Semua bumbu digiling menggunakan uleg (batu penggiling bumbu) sampai halus, lalu tempe dilumat bersama dengan bumbu tersebut. Tempe kondisi mentah dilumat tidak lembut, masih bertekstur tempe ( masih terlihat serpihan kedelainya), ratakan bumbu pada lumatan tempe tersebut. Setelah lumatan tempe berbumbu tersebut jadi, lalu dibentuk sebesar sekitar 5 x 3 x 2 cm, biasanya dikepal-kepal dalam tangan. Setelah itu dibiarkan saja sekitar 1-2 jam biar terfermentasi dengan baik, bila ingin rasa masam, biarkan sampai 6 jam. Goreng dengan minyak yang sudah panas, sampai warna kecoklatan. Ada yang suka mendol dengan rasa masam untuk rasa yang lebih khas. Ada yang suka lebih kering, gorenglah sampai berwarna kehitaman. Mendol paling enak dimakan dengan nasi hangat, dan atau bersama sayur asem kangkung."



Kalau menurut wikipedia, mendhol menggunakan tempe yang sudah basi, tapi kalau saya menggunakan tempe biasa yang masih bagus. Hasilnya sama saja kok. Tergantung Bumbu dan pengolahannya, dan bumbu yang saya pakai sedikit berbeda dengan yang ada di wikipedia 
Nah, ternyata nih saya baru ingat, mama di Malang juga terkenal dengan mendholnya yang ngangeni, siapa saja kalau maen ke Malang pasti rikues mendhol si Mama.
Dan inilah resep mendhol ala Oma Mama yang banyak diminta temen temen saat foto mendhol saya aplot ke fesbuk.

Bahan :

1 papan Tempe , hancurkan hingga tidak ada bagian yang menggumpal
Bisa dengan ulegan atau tangan kosong
atau bisa juga diparut kasar

Haluskan (diuleg bukan diblender)

5 butir bawang putih
7 butir bawang merah
1 sdt ketumbar
2 sdt terasi matang
2 cm kencur
3 bh cabe merah besar
5 bh cabe rawit (opsional)
1 cm lengkuas
6 lembar daun jeruk purut buang tengahnya, rajang daunnya
Garam secukupnya



Setelah bumbu halus , campurkan ke dalam tempe, ulet hingga rata, lalu buat bentuk bulat (biasanya agak lonjong) dan biarkan terfermentasi selama kurang lebih 4 jam

Doc pribadi : @nykece_
Kalau sudah muncul aroma menyengat (Orang Malang menyebutnya "Kecing" ) , berarti mendhol sudah siap digoreng. 

Cara menggoreng- nya gampang gampang susah, karena saya tidak memakai bahan untuk memadatkan semacam terigu atau telur, maka cara menggorengnya adalah dengan menyiapkan minyak yang panas dalam wajan, tapi dengan api yang kecil. Ingat ya, api kecil :)
Lalu setelah minyaknya panas, masukkan mendhol tadi, tapi jangan banyak banyak ya, secukupnya saja. 
Supaya menghasilkan mendol yang renyah di luar tapi moist di dalam (eh mendhol pake moist juga ya haha, intinya nggak ikutan garing), biasanya saat menggoreng, wajannya saya tutup 
Beberapa saat jika sudah kecoklatan, balik. Hati hati, jika terlalu banyak dibolak balik bisa hancur
Kalau saya hanya sekali membalik saja
Jika sudah kecoklatan menyeluruh , angkat dan tiriskan.
Sajikan bersama nasi hangat, rawon , pecel atau sayur asem dan sambel
Huih.. kalo Orang Malang menyebutnya nyemego :D

Berani mencoba tantangan ini?
Indahnya berbagi...




2 komentar:

  1. aku baru tahu mendhol ini :O
    kayaknya nggak ada yang jual ya mbak? kok belom pernah nemuin ya :3

    BalasHapus
  2. Wah, aku suka banget olahan tempe. Mau praktek dirumah jugaa

    BalasHapus